welcome to my blog (ʃƪ´▽`)


Create your own at MyNiceProfile.com



Assalamualaikum, Shobahul khoir, Zaochen hao, Ohayou, Good Morning! Guten Morgen! ^o^

Pertama dan utama sekali, tolong berikan aku applause atas keberhasilanku yang telah membuat blog ini. For your information nih, blog ini aku bikin bukan karena aku suka menulis. Blog ini aku bikin bukan karena suruhan-Nya. Blog ini aku bikin juga bukan karena hasutan setan-setan yang terkutuk. Tapi, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, blog ini aku bikin atas kesadaran dan tanpa dinyatakan keterbelakangan mental dan kelainan jiwa sekalipun.

Supaya Tomobloger ga kecewa nih, aku bakal ngasih beberapa akun pribadiku. Jangan cuma di baca aja yah, di add nih di Facebook : Amalia Sholiha (Amalia Badzlina Priwel), di follow juga nih di twitter : @amaliasholihaa, atau di add lagi nih di Path : Amalia Sholiha.

Nah, rasanya udah cukup nih beberapa akun sosmed aku, aku publikasikan. Kalau mau keterangan lebih lanjut, jangan hubungi dokter ya, add dan follow aja akun sosmed aku tadi.

Baiklah.. Dengan berat hati, jantung dan pankreasku, aku akhiri pembukaan ini dengan ucapan terimakasih, xie xie, thank you, tesekkur ederim, arigatougozaimasu, dan Assalamualaikum.. Semoga bermanfaat. Salam Cagur!

Sabtu, 17 Januari 2015

Tentang Mimpi~

Heihoo~! 

Postingan kali ini sebenarnya iseng-iseng ga berhadiah sih, soalnya, dari dulu gue sendiri penasaran dengan yang namanya “mimpi”. Mimpi yang gue maksud di sini bukan mimpi pengen jadi ini-itu, tapi, mimpi yang cuma tayang pas kita lagi tidur itu looh. Orang-orang sih biasa nyebutnya “bunga tidur”. Ahh.. gue sendiri bingung dengan kalimat “bunga tidur” itu. Kenapa harus dinamain “bunga tidur”? Kan di setiap mimpi ga selalu ada bunganya. Ah sudahlah. Rumput yang bergoyangpun tak memberi jawaban..

Okay, back to the topic.

Kalau ngomongin soal mimpi gini, pastinya semua orang pernah ngerasain yang namanya mimpi. Mau mimpinya menyenangkan atau ga, yang namanya mimpi ya mimpi.

Selain gue pernah ngerasain mimpi, gue juga punya banyak pertanyaan yang muncul ketika gue bangun dari tidur. Yaa, yang pastinya juga bukan gue aja yang punya banyak pertanyaan soal mimpi itu. Gue punya nih beberapa list pertanyaan dan pernyataan yang biasanya muncul seputar mimpi. Yuk scroll down~

1. “Gue mimpi apa ya, barusan?”.
 Pertanyaan ini sering muncul ketika kita baru saja bangun dari tidur dengan kondisi setengah sadar dan dalam proses pengumpulan nyawa sembari berusaha keras mengingat mimpi apa yang tayang ketika tidur tadi. Sampai ketika pergi ke toilet buat cuci muka aja masih mikirin tentang mimpi semalam. (Betul, tidak?) 

2. "Siapa sih yang di mimpi gue tadi?”. 
Pertanyaan ini bisa juga muncul ketika baru bangun dari tidur. Bisa juga lagi bengong-bengong malah ke inget soal mimpi semalam. Kalau misalnya yang ngalamin mimpi adalah cewek, dan mimpinya nemuin pangeran berkuda putih, pasti paginya cewek itu bakal mikirin ini. Dan merasa itu pertanda dia akan menemukan sang pujaan hatinya. (Klasik~ :D) 

3. "Kenapa gue bisa mimpiin itu ya?”. 
Maksud dari pertanyaan ini bisa dua hal. Kalau mimpinya indah, berarti maksud pertanyaan ini, si pemimpi ga nyangka bakal mimpi itu. Beda lagi kalau ini mimpinya buruk. Berarti maksud pertanyaan ini bisa jadi si pemimpi ini merasa ga terima dengan mimpi yang dialaminya semalam.

4. “Loh? Kok gue bisa mimpiin dia, ya? Padahal kan ga pernah ketemu (atau ga kenal) sama sekali?”
Nah, pertanyaan ini pernah gue lontarkan. Iya, gue pernah mimpiin orang yang sama sekali belum pernah gue temui. Palingan cuma liat fotonya doang. Mana dimimpinya gue sama orang itu ketawa-ketawa dan becanda-becanda gitu. Ya, antara senang dan terheran-heran sih. Senengnya, gue seolah bisa ngerasain ketemu sama orang itu. Yang herannya, kenapa, kenapa dan kenapa bisa? (Aneh ya?) 

5. “Aduuh, weker ini bikin gue terbangun dari mimpi indah gue aja. Nanggung banget!”. 
Mungkin sebagian dari kita pernah ngelontarin pernyataan ini. Yoi, ini adalah pernyataan kekesalan. Gimana ga kesel. Lagi mimpi indah, tiba-tiba weker bunyi atau tiba-tiba ada yang bangunin kita. Beuh, itu keselnya kayak lagi seru-serunya nonton film kesukaan kita dan tiba-tiba listrik padam! Sakitnya tuh di sini, cing! *nunjukhati* *ngomongsamakucing* bukan kesel aja sih, penasaran juga. Bisa aja kan, pas lagi bok*r duduk bermenung tiba-tiba ke inget itu lagi. Dan alhasil mikir keras selama di dalam toilet. m

Hmm, yang gue inget sekarang sih baru 5 list ini aja. Tapi ini sudah mewakilkan perasaan kalian kan? Nah, menurut gue ini adalah fakta yang pernah dirasain para pemimpi. Nah, gue mau cerita dikit nih soal mimpi. Gue tuh punya abang yang udah almarhum. Namanya Febrianev Priwel. Gue biasa manggil beliau, bang Feby. Beliau meninggal waktu masih bayi. Jadi ya, gue ga pernah ketemu sama sekali sama abang gue itu. Gue pernah request pengen banget ketemu sama beliau di mimpi gue. Cause, gue kangen banget sama beliau. Gue juga bingung mesti mau ketemu sama beliau itu dimana selain di Surga, ya makanya gue minta ketemu di mimpi aja. Gue punya sih beberapa fotonya, tapi ga begitu jelas, karena foto itu udah sekitar 24 tahun yang lalu. Tapi, sampai sekarang sih, request gue itu belum di konfirmasi juga, sama Allah. Mungkin belum waktunya kali ya? Yaa, gue masih sabar nunggu kok ^^. Makanya, untuk ngelepas kangen gue ke bang Feby, gue bikin catatan atau tulisan khusus yang cuma gue, bang Febi dan Allah yang tau. Yaa, mungkin terlihat agak sedikit “bodoh” atau “aneh” sih, tapi ya semua orang pasti punya cara sendiri lah, buat nyenengin dirinya, asal itu ga ngerugiin orang lain. Dan ini cara gue.u

Gue pernah ngebayangin kalau bang Feby masih ada, pasti semuanya bakal beda. Dan pastinya gue punya dua orang abang dan tetap satu adik laki-laki. Dan yang ga bakal berubah juga, gue tetap anak perempuan satu-satunya. Subhanallah.. A perfect life that I wanna feel :’)

Aalagi kalau bang Feby masih ada, dia pasti udah punya penghasilan sendri, dan gue, bang Razy dan adik gue Shidqy, bakal kebagian gaji pertamanya abang. Hihihi, itu salah satu khayalan gue yang bikin gue ketawa geli :’D Tapi, karena gue masih punya bang Razy, gue masih bisa ngerasain hal itu. Walaupun bang Razy masih kuliah, tapi peran dia sebagai abang, sudah menjadi perwakilan dari bang Feby. Sebenarnya di kehidupan gue sekarang gue juga udah bersyukur banget bisa dilahirkan di keluarga ini. Keluarga yang menurut gue ga semua orang bisa ngerasain apa yang gue rasain sekarang. Karena sesungguhnya sempurna itu hanya milik Allah.

Aduuh, kenapa malah jadi kayak curhat gini? Ah sudahlah, mulai ngaco. Tapi yang pasti, mimpi itu bisa jadi sebuah isyarat dari Tuhan untuk kita. Hmm, okay, gue akhiri postingan kali ini. Kalau ada tambahan tentang pertanyaan atau pernyataan seputar Mimpi, komen di bawah yaaw. Thankiss udah baca juga ^^ Zaijian~

Selasa, 24 Juni 2014

Dua Puluh Tahun yang Lalu


Dua puluh tahun yang lalu..
Umurnya baru beberapa jam.
Dua puluh tahun yang lalu..
Mereka bahagia melihatnya menangis.
Dua puluh tahun yang lalu..
Dia adalah gadis kecil yang belum bisa apa-apa selain merengek.
Tapi,
Dua puluh tahun kemudian dari hari itu,
Gadis kecil itu sudah menjadi gadis dewasa.
Dua puluh tahun kemudian dari hari itu,
Gadis kecil itu yang akan berusaha membuat mereka menangis bahagia.
Karena,
Gadis kecil yang sekarang, bukan gadis kecil dua puluh tahun yang lalu..

***** 


Wohooo, Today I'm twenty years old!! Happy Bday to myself! I am me, and I love myself ^^
Sebenarnya, Melle ga tau kalimat di atas itu bisa di sebut apa. Disebut puisi? Kayaknya ga deh. Disebut curahan hati? Bisa ya bisa tidak. Tapi mungkin itu adalah kumpulan beberapa kalimat tentang "duapuluhtahunku". Hmm.. Walaupun sebenarnya aku tidak terlalu excited dengan ulangtahunku sendiri, tapi aku tetap bersyukur karena dilimpahkan doa-doa dari orang-orang yang menyayangiku. :'D
Well.. 
For my Allah.. Terimakasih Alhamdulillah untuk segala rahmat dan berkah yang Kau berikan padaku sampai saat ini. Terimakasih Alhamdulillah Kau telah menitipkan aku di keluargaku ini. Terimkasih Alhamdulillah karena Kau telah memberikanku orang-orang yang menyayangiku. Terimakasih Alhamdulillah untuk segalanya, ya Allah.
Semoga di umurku ini aku bisa memberikan yang terbaik untuk orang tuaku dan orang-orang yang ku sayangi, semoga umurku ini membawa berkah sampai nanti, semoga Kau tetap membimbingku ke jalan yang benar, semoga aku menjadi pribadi yang sholehah seperti nama yang diberikan orang tuaku. Aamiin ya Allah.. :")



WELCOME TWENTY YEARS OLD!! \m/

Senin, 05 Mei 2014

Contoh Soal Persamaan Diferensial Non Eksak dan Penyelesaiannya

Assalamualaikum Tomoblogers.. ^^
Pada postingan kali ini, agak sedikit berbeda ya dari sebelumnya. Sebenarnya udah dari dulu pengen nge-post ini, tapi baru terlaksana sekarang. Rapopo-lah yaa, yang penting kesampaian :3
Okay, biar ga memperpanjang muqadimah, langsung masuk aja yuk ke topiknya~
Dari judul di atas, pastinya kita akan bergelut dengan soal Matematika. Aku ga bakal nyuruh Tomoblogers buat nyelesein soalnya kok, tapi, aku bakal ngasih soal yang langsung ada penyelesainnya. To the point aja yuk! Scroll down, please ^^




Nah, begitulah contoh soal dan penyelesaian dari Persamaan Diferensial Non Eksak. Di lain waktu insyaAllah aku bakal posting lagi tentang contoh soal dan penyelesaian Persamaan Diferensial lainnya. Semoga bermanfaat! Salam Cagur~ (*^-^*)

Kamis, 13 Februari 2014

Nge-babysitter Time~

-edit January 2026-

Holahooi.

Gimana tampilan background blog ini sekarang? Pasti pada penasaran dong yaa, siapa sih yang ada di foto itu? Unyu-unyu kan? :3
Biar ga makin penasaran, yuk kita masuk ke ceritanya. Cekidot^^

Jadi ceritanya gini...
Selama liburan semester kemarin, aku berkelana ke kampung mama dan papa. Soalnya, udah lama juga ga ke kampung silaturrahmi ke rumah nenek. Nah, nyampe di kampung mama di Solok, aku ketemu sama adik mama yang biasa aku panggil ucu. (baca: adik mama). Karena nenek-kakek udah ga ada, jadi yang huni rumah di kampung itu, ucu dan keluarganya. Ucu punya anak tiga orang, masih kecil-kecil sih, yang besar umur 7 tahun, yang tengah umur 5 tahun dan yang paling bontot umur 3 tahun. Kalau udah ke sana, antara kangen, senang, sedih dan kadang ngebosenin juga kalau ga ada teman sebaya.
Kali ini, karena ucu dan om (baca: suami ucu) mesti ngajar, aku ditugasin buat jaga anak ucu yang paling kecil, namanya Nada. Sedangkan abang Nada (Rafi) dan kakaknya  (Aya) pergi ke sekolah. Alhasil, aku ngebabsit dan tinggal berdua dengan Nada. It's okay, Nada bukan anak yang rewel kok, dia mandiri banget, bijak lagi. Jadi kalau di ajak ngobrol, dia itu nyambung banget. Kalau kita tanya satu kalimat, jawabnya satu paragraf lima kalimat. Hebat kan?
Hari-haripun berlalu, sampailah pada hari dimana aku harus balik ke Padang. Tapi, kali ini ada yang beda. Aku ke Padang dengan Aya. Okay, ini pertama kalinya aku bawa adik sepupuku ke Padang, tanpa orang tuanya. Tantangan ngebabsit di kampung belum berakhir, teman! Dan kalian semua pasti tau apa doaku. Ya, semoga Aya ga rewel dan ditengah perjalanan ga minta balik sama mamanya. Oh jangan sampai. Kalau ingat cerita lama, dulu aku juga sering pergi dengan ucu waktu aku umur 3 atau 4 tahunan. Waktu itu ucu juga masih kuliah sepertiku saat ini. Dan kemana-mana aku pergi bareng ucu tanpa mama-papa juga. Sampai-sampai aku pergi ke Bengkulu berdua dengan ucu. Lucunya, aku ga rewel, saking antengnya, udah dipesenin kursi sendiri di bus, malah tetep aja pengen duduk dipangkuan ucu. Alhasil, selama diperjalanan aku di pangku ucu. :D
(Back, back, back) Setelah dua jam perjalanan dengan bus, akhirnya kami sampai di Padang. Tapi kami ga langsung ke rumahku, kami mampir dulu ke rumah Bundo (baca: adik mama juga) karena di sana ada anaknya bundo yang umurnya 6 tahun. Namanya Kei. Sementara menunggu bundo dan ayah (baca: suami bundo) balik ngegowes, Aya bermain dengan Kei dan aku istirahat sejenak sambil nonton tv karena kebetulan Tari (baca: kakaknya Kei) ga ada ada di rumah.
Sejam kemudian, akhirnya bundo datang juga. Setelah ngobrol-ngobrol sebentar, akupun pamit pulang ke rumah. Tapi, kali ini anak asuhanku bertambah satu orang. Ya, she is Kei. Dia ingin ikut juga denganku karena ada Aya, teman sepermainannya. Alhasil, aku pulang ke rumah dengan bawa oleh-oleh dua orang krucil-krucil cantik, imut dan menggemaskan. (baca: tantangan makin berat, teman!).
Okay, HOMEY!! Oh I miss ya my room! Kasur mana, kasuuur?! Berantakan banget ini kamar di tinggal 10 hari. Huff, siapa lagi yang tidur di sana kalau bukan Kiki (baca: Adikku). Hal pertama yang dilakukan adalah gantiin baju anak-anak dan siapin makan siang mereka. Setelah semuanya beres, baru beresin rumah dan kamar. Wah, bener-bener berasa jadi ibu RT. Ini masih pemanasan looh. Yang benerannya tar bakal lebih "wah" dari ini. Sipsip, intinya ikhlas dan ga boleh ngeluh. Semangat melle!! (^-^)9
Makan udah, beres-beres udah, ohh sepertinya mereka mulai bosan. What should I do? Di sini, karakter Kei lebih mandiri, lebih mengerti dan sudah bisa diajak sekongkol. Sedangkan Aya, dia anak yang belum terlalu mengerti. Semua itu terlihat saat mereka main game online di laptop dan ntbook. Untung aja ntbook ga dibawa mama ke sekolah. Jadinya mereka bisa sama-sama main. Tapi, di sini aku yang bingung bolak-balik sana-sini dipanggil Kei dan Aya. Karena Aya belum mengerti bermain di game online, jadinya aku search film Angry Bird atau film-film kesukaannya. Sedangkan Kei, memanggilku kalau dia udah ga ngerti sama lanjutan permainannya. Semua berlanjut sampai mama datang dan saatnya mereka untuk berhenti bermain game online dan duduk di depan tv.
Hari kedua, Tari datang ke rumahku. Oh ini adalah hal yang menyenangkan. Dia bisa menggantikanku sementara. Ya, hanya sementara~
Aku bersiap-siap karena hari ini kami akan membawa mereka jalan-jalan. Kami berencana membeli makanan dan duduk di taman bermain Sebelum pergi ke taman bermain, kami berencana ke tempat foto box. Tapi foto box-nya ga sempit-sempitan ya :p Kami mengarahkan Kei dan Aya untuk bergaya segokil mungkin dan menghadap kamera yang ada di depan mereka.
Nah, di background-ku ini, itu salah satu hasil jepretan kami. Yang baju hijau adalah Kei, baju kuning adalah Aya dan yang jilbab Merah adalah Tari. Pada penasaran ga sih lihat kegokilan krucil-krucil itu? Scroll down dan lihat foto-fotonyaa~ ^^

(Maaf ya, fotonya sudah aku delete, hehe) -Edit Jan, 2026

What do you think?
Setiap melihat foto ini aku selalu ketawa-ketawa sendiri karena tingkah mereka yang polos tapi ga malu-malu di ajak gokil-gokilan gini.
Selanjutnya, kami pergi ke taman bermain. Disana kami ngemil makanan yang kami beli tadi. Sampai waktu Ashar memanggil dan kami kembali pulang.
Besoknya, Aya mulai ingat dengan mamanya dan memintaku untuk menelpon mamanya. Aya ngobrol di telpon dan ngelapor ke mamanya kalau di Padang ini panas dan dia pengen pulang aja. Dan setelah di bujuk-bujuk, akhirnya mamanya ke Padang keesokan harinya.
Karena Aya bakal di jemput mama-papanya, Kei juga minta pulang dan Tari datang ke rumah untuk menjemput Kei. Wohooo~ Nge-babsit ini hampir berakhir, teman! Dan sampai akhirnya mereka pulang dan rumah kembali sepi.

Catatan :
Sebenarnya di saat ngebabsit itu ada enaknya juga, tantangannya itu juga bikin kita harus sabar ngehadapin anak-anak. Disamping mereka belum sepenuhnya mengerti walau mereka terlihat mandiri dan dewasa dari umurnya, tapi mereka tetaplah anak-anak yang punya rasa ingin tahu tinggi sehingga mereka sering nanya ini-itu yang kadang bikin kita kesal sendiri karena pertanyaan mereka yang ga ada henti-hentinya. So, bagaimanapun, ngehadapin anak kecil itu harus sabar. Ingat, kita dulu juga kayak mereka yang pernah jadi anak kecil. :)

Waah, kalimat Ame di atas bijak juga ya. ya harus dong, kan mau jadi guru, jadi harus bisa bijaksana baik dalam ucapan maupun dalam bersikap, Ceileee, Sukses selalu yaa untuk Tomoblogers yang baca ini. Amiin. Salam Cagur! ^^

Sabtu, 23 Februari 2013

Puisi Kakakku~

Waah, sudah lama sekali aku ga nge-posting. Kangen sekali. Sebenarnya bahan yang mau di posting udah ada sih, tapi belum kelar-kelar karena kemalesan tingkat dewa merasukiku. Tapi sekarang aku mau nge-post hal yang beda. Sesuatu yang sedikit membuat aku terheran-heran. Mungkin bukan cuma aku aja yang heran, karena aku tau, pasti sekarang kalian keheranan ngeliat aku terheran-heran begini. huff! apadeh ini, kenapa si "heran" jadi disebut-sebut?
Karena sekarang udah malem, mata sudah lima watt, frekuensi menguap tidak berkurang dari tadi, maka aku langsung to the point aja. Aku ga bakal bilang kalau bait-bait dibawah ini adalah puisi atau ga, tapi perkiraan aku ini adalah sebuah puisi. Ini sih perkiraan aku, apa perkiraanmu?
For your information nih, biar ga kepo dan mentionin aku buat nanyain siapa penulis puisi ini, sebaiknya aku bilang saja. Puisi ini adalah karyanya kakak sepupu aku. kakak sepupu ya, catet! Namanya Syntia Balina Dewi. (kalau yang ini ga usah di catet!). Aku sebagai pendengar dan penasehat yang baik untuknya, merasa dia sedang fallin' in love karena berhasil membuat puisi ini. Bukan apa-apa, sebelumnya, dia ga pernah gini loh, anteng-anteng ae dan ga suka ribet. Tapi ya beginilah, diam-diam dia romantis juga. ckck.
Ah sudah terlalu panjang mukadimahnya, biar ga makin penasaran, nih aku kasih puisinya yah. cekidoot!

Ergun is your name
Livemocha is where you came
We start to be friend
When my holiday just end

We chatting in Facebook
In Skype we take a look
One question i wanna took
Hey, Ergun, can you cook?

I pretend to lie
Like a roll of tie
About my feeling
Which i can't founding

Far distance you don't care
You told me about love
But my heart i really fear
When i think i'm in love


(by. Sinta. 19th of February, 2013. 09:23pm)

Nah, itu tuh puisinya. Ya, segitu doang sih puisinya. Ga mau banyak-banyak ah. Tar kalian pada klepek-klepek lagi. Semoga kalian mendapat hikmah dan termotivasi ya dari puisi ini, walaupun sebenarnya aku sendiri belum mendapat hikmah dari sini. haha *Gaje.
Baiklah, mata udah ga bisa diajak ngetik lagi, inspirasi berkurang, film juga ga ada yang bagus lagi di tipi, mau nonton dvd bosen juga dan nguap semakin menjadi-jadi. Daripada keburu keselek nyamuk akunya karena nguap terus, mending aku akhiri ini dan tidur nyenyak memimpikan orang-orang yang aku rindukan. *ceileee..
Hidup Cagur! Wassalam..

Selasa, 04 Desember 2012

Bahasa Indonesia: "Mengembangkan Tulisan Melalui Beberapa Pola"

Assalamualaikum.. (*^-^*)
untuk postingan kali ini, agak sedikit berbeda nih. Temanya masih seputar karangan juga. Tapi, ini cuma satu paragraf. Lebih tepatnya contoh-contoh dari beberapa jenis paragraf. Nah, kita mulai aja yuk!

1. Paragraf Rincian

"Sepeda terdiri atas beberapa komponen dan fungsinya. Jika salah satu dari komponen tersebut tidak ada, maka benda itu belum bisa dikatakan sepeda. Komponen-komponen itu terdiri dari: yang pertama adalah stang. Benda ini digunakan sebagai pegangan untuk si pengendara dan untuk mengarahkan sepeda; kedua adalah lampu yang digunakan sebagai penerang jalan di saat gelap; ketiga adalah pedal, yang digunakan untuk mengayuh sepeda agar berjalan; keempat adalah jari-jari pada roda yang berfungsi sebagai penyanggah roda atau ban agar tidak lepas."

2. Paragraf Persamaan

"Cara kerja mesin pada kendaraan dan gerak tubuh adalah sama. Apabila mesin itu dihidupkan, maka ia akan bekerja sesuai dengan fungsinya. Sama halnya dengan gerak tubuh. Tubuh akan bergerak, jika otak memerintahkannya untuk bergerak."

3. Paragraf Perbandingan

"Bentuk yang sama, tidak menjamin bahwa kegunaannya juga sama. Contohnya saja pada komputer dan mesin tik. Kedua benda ini sama-sama mempunyai keyboard. Tetapi, keyboard pada komputer lebih lengkap dibandingkan keyboard yang ada pada mesin tik. Tidak hanya itu, cara kerjanyapun juga berbeda. Jika kita mengetik sebuah dokumen pada komputer dan mengalami kesalahan pada beberapa kalimat, kita bisa menekan tombol delete dan memperbaiki kalimat tersebut. Sedangkan jika hal ini terjadi ketika kita mengetik dengan mesin tik, maka kita harus menggunakan tipe-x untuk menghapus kalimat tersebut. Akibatnya, dokumen yang kita ketik akan terlihat tidak rapi."

4. Paragraf Klasifikasi (Pengelompokan)

"Di dalam lemari pakaian Ani, terdapat beberapa jenis pakaian. Pakaian-pakaian tersebut diletakkan pada tiga laci. Laci bagian teratas, berisi pakaian-pakaian yang dipakai untuk bepergian, seperti: gaun untuk ke pesta. Pada laci bagian tengah, berisi seragam sekolah Ani yang dipakainya dari hari Senin sampai dengan Sabtu. Sedangkan pada laci bagian terbawah, berisi pakaian-pakaian biasa, yang sering dipakai ketika Ani berada dirumah."

5. Paragraf Berpasangan

"Kian hari, kian sunyi. Tidak ada tanda-tanda dia akan bicara.Entah aku sudah merasa putus asa, entah memang sudah tidak ada harapan. Baik aku, maupun orangtuaku, sudah membawanya berobat. Selain ke dokter, kami juga sudah membawanya berobat ke psikiater. Jangankan dokter, psikiater pun juga tidak tahu bagaimana cara mengobatinya. Terbesit sebuah pertanyaan dibenakku, apakah dia pernah diancam atau didukuni seseorang? Semakin aku memikirkan pertanyaan itu, semakin membuatku penasaran. Tidak hanya denganku, tetapi dengan Ibu dan Ayahpun, dia juga hampir tidak pernah bicara. Bertambah aku menyuruhnya berbicara, bertambah dia bersikap diam seperti patung. Bukanlah aku ingin memaksanya, melainkan aku merindukan suara melengking adik kecilku itu."

6. Paragraf Frasa Akhir (Estafet)

"Sepatu merupakan sebuah alas kaki. Alas kaki berfungsi untuk melindungi kaki. Kaki akan terluka dan kotor apabila kita tidak memakai sepatu. Memakai sepatu haruslah pada tempatnya. Tempatnya yang sesuai itu adalah di luar rumah atau pun di dalam ruangan yang diperbolehkan memakai sepatu."

7. Paragraf Deduktif

"Matematika sangat penting dalam kehidupan. Misalnya untuk berhitung dalam berdagang. Tidak hanya anak sekolahan, pedagang pun harus mempunyai ilmu matematika untuk menambah, mengurangi, mengali dan membagi jumlah barang yang akan dibeli pelanggan."

8. Paragraf Induktif

"Dalam kuliah, kita bisa menentukan sendiri jadwal belajar yang kita inginkan. Jika jadwal tersebut sudah disepakati oleh dosen yang bersangkutan, kita bisa menjalani kuliah sesuai jadwal yang sudah kita tentukan tersebut. Inilah yang membedakan kuliah tidak sama dengan sekolah."

9. Paragraf Campuran

"Merancang masa depan akan memotivasi seseorang. Dengan itu, seseorang akan menentukan target agar apa yang diinginkannya itu tercapai sesuai dengan rancangan masa depannya. Seseorang yang berhasil mencapai target itu, bisa menjadi contoh yang baik bagi orang-orang disekitarnya. Dengan demikian, merancang masa depan akan memotivasi seseorang."

10. Paragraf Bertanya

"Mataku tertuju pada seorang lelaki asing yang berdiri di halte itu dan bertanya-tanya: 'dari mana orang itu berasal? Apakah dia orang Indonesia? Tetapi, mengapa kulitnya begitu coklat? Lalu, bagaiaman bisa dia berada di sini? Kapan dia datang ke kota ini? Siapa dia sebenarnya?'"

11. Paragraf Deskripsi

"Disebelah kananku, duduk seorang gadis berwajah bulat dan chubby. Alisnya yang tipis dan bulu matanya yang melentik menghiasi mata sayunya. Hidungnya yang mancung dan nyaris sempurna bak sisi miring pada segitiga siku-siku itu, membuatnya semakin terlihat manis. Ditambah lagi, bila bibirnya yang sedikit tebal itu tertawa. Seperti tergambar sebuah ketulusan disetiap tawanya."

12. Paragraf Eksposisi

"Untuk membuat brokoli sosis, kita memerlukan bahan-bahan seperti: satu ikat brokoli, lima buat sosis, garam halus, bawang merah 2 siung dan air secukupnya. Pertama-tama, cuci brokoli tersebut sampai bersih, lalu potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Setelah itu, potong sosis dengan memiringkan pisau agar sosis terlihat seperti belah ketupat dan menarik. Tidak lupa pula iris tipis-tipis bawang merah tadi. Sementara itu, panaskan minyak di dalam wajan dengan api sedang. Setelah minyak tadi panas, tumis bawang merah dahulu, sampai sedikit menguning. Setelah itu, masukkan sosis. Tunggu sosisnya matang, dan masukkan air secukupnya. Tak lupa pula tambahkan sedikit garam dan biarkan air sampai mendidih. Setelah mendidih, masukkan brokoli dan tutup wajan tersebut agar matang sayurnya sempurna. Matikan api setelah sayurnya mendidih. Dinginkan sebentar, lalu sajikan di dalam mangkuk. Sayur brokoli sosis siap disajikan. Selamat mencoba."

------------

Nah, ini nih hasil karangan aku. Aku bikin karangan ini karena tuntutan profesi. Maklum, masih kuliah, ya apapun yang ditugaskan dosen, ya harus dibikin, dan beginilah hasilnya. Mudah-mudahan karangan ini bisa bermanfaat ya buat yang membacanya :) *Salam Cagur! Wassalam.. :D

Sabtu, 08 September 2012

Ga Jelas Beud, *about Maman Geng :**

Heihoo, aku kembali untuk Maman Geng.. Aduh, rindu sekali, kangen banget, miss them a lot dah pokok e.. :*

Ditengah banyaknya tumpukan tugas dari dosenku tercinta, tak masalah ya kayaknya kalau aku nge-post blog lagi tentang Maman Geng. Ya, emang ga masalah sih sebenarnya, si masalahnya aja ga masalah sama dia. Jadi, ga usah sewot gini dong! ah riweuh pisan ngomongnya. Sudahi saja pembukaan ini.

Ehem, cek, cek..

Oh Tuhan..
Aku terlalu merindukan mereka..
Aku kangen senyumnya, karena dia memakai behel..
Aku kangen wajahnya, karena ada tombol ajaib diwajahnya..
Aku kangen body-nya, karena dia merasa mirip Nikita Willy..
Dan aku kangen menggodanya, karena hobby-nya suka salah tingkah..

Oh kamu, Wulan Tartila Rezki yang berbehel, kenapa aku begitu merindukan behelmu?
Apa kamu masih memakainya?
Please, jangan campakkan dia..
Dia terlalu berharga untukku..
Dia yang membuat aku merindukanmu..
Hey Bab, apa kabar kamu? Ku harap, engkau baik-baik saja. Masih ingatkah saat-saat kita duduk sebangku, memainkan cermin dan dipantulkan ke belakang untuk memata-matai para Maho?
Ah, hal itu sangat menyenangkan. Sangat dikangenkan.


Oh kamu, Chyndi Victoria Ersa yang bertombol ajaib, kenapa aku begitu merindukan tombolmu?
Apa dia masih menempel diwajahmu?
Please, batalkan oplasmu..
Aku masih ingin melihatnya..
Dia yang membuat aku gampang mengenalimu..
Hey Syul, apa kabarmu? Ku harap engkau baik-baik saja. Masih ingatkah kamu, saat kita bermain ampar-ampar pisang bersama para kurcaci?
Oh, betapa merasa imutnya aku saat itu, karena seperti kembali kemasa taman kanak-kanak.

Oh kamu, Yuni Zarpiani yang merasa berbody seperti Nikita Willy, kenapa aku begitu merindukan body-mu?
Apa body-mu sudah bertambah ndut dan tinggi atau sebaliknya?
Please, jangan makan yang banyak, makan saja seperlunya dan jangan minum susu Hilo, aku takut tinggimu melebihi si Mar *eh :|
Body-mu itu yang membuatku teringat Nikita Willy..
Ah, kamu selalu menggagalkanku move on dari dia..
Hey Nyun, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, saat kamu menjadi translation Sundanese-ku ditengah-tengah sedang berlangsungnya PBM?
Ah, aku sangat bawel saat itu, menjadi setanmu, sehingga membuatmu terburu-buru menyelesaikan tugas dan seperti melihat setan sungguhan.

Oh kamu, Prima Dasih yang berhobby salah tingkah, kenapa aku begitu merindukan kesalahtingkahanmu?
Apa aku aneh karena telah merindukan hal itu?
Please, tunjukkan hooby-mu itu di depanku..
Hobby-mu itu yang membuatku berpikir kamu harus dilindungi..
Hey Dasiah, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, ketika Maman Geng sedang bersenda-gurau, tiba-tiba kamu berdiri dan berjalan keluar kelas lalu kembali dengan tampang malu karena kami menertawakanmu?
Ah, sikap salah tingkahmu sudah stadium 4 dan kronis.
Aku sudah menawarkanmu ke klinik Tong Fang, tapi kenapa kamu ga mau?
Sungguh miris..

--- THE END ---

Aku merasa ini sangat gaje (ga jelas).
hmm, sepertinya, terlalu formal blog kali ini. Ah, it's okay-lah..
Saya senang, anda menderita. Xie xie atas pengorbananmu.. Wassalam ^_^

NB :
Anggota Maman Geng yang aku rindukan, aku sayangi dan aku cintai, maaf ya, sedikit menggumbar tentang privasi kalian, ah, berani malu itu baik kok :) Jangan protes, okay? Aku ga malu loh punya teman kayak kalian ;) Hmm, demi Bikini Bottom dan demi Spongebob Squarepants, Melle merindukan kalian so much daah.. :*:*