Heihoo~!
Postingan kali ini sebenarnya iseng-iseng
ga berhadiah sih, soalnya, dari dulu gue sendiri penasaran dengan yang namanya
“mimpi”. Mimpi yang gue maksud di sini bukan mimpi pengen jadi ini-itu, tapi,
mimpi yang cuma tayang pas kita lagi tidur itu looh. Orang-orang sih biasa
nyebutnya “bunga tidur”. Ahh.. gue sendiri bingung dengan kalimat “bunga tidur”
itu. Kenapa harus dinamain “bunga tidur”? Kan di setiap mimpi ga selalu
ada bunganya. Ah sudahlah. Rumput yang bergoyangpun tak memberi jawaban..
Okay, back to the topic.
Kalau
ngomongin soal mimpi gini, pastinya semua orang pernah ngerasain yang namanya
mimpi. Mau mimpinya menyenangkan atau ga, yang namanya mimpi ya mimpi.
Selain
gue pernah ngerasain mimpi, gue juga punya banyak pertanyaan
yang muncul ketika gue bangun dari tidur. Yaa, yang pastinya juga bukan gue aja yang punya banyak pertanyaan soal
mimpi itu. Gue punya nih beberapa list
pertanyaan dan pernyataan yang biasanya muncul seputar mimpi. Yuk scroll down~
1. “Gue mimpi apa ya, barusan?”.
Pertanyaan ini sering muncul ketika kita
baru saja bangun dari tidur dengan kondisi setengah sadar dan dalam proses
pengumpulan nyawa sembari berusaha keras mengingat mimpi apa yang tayang ketika
tidur tadi. Sampai ketika pergi ke toilet buat cuci muka aja masih mikirin tentang
mimpi semalam. (Betul, tidak?)
2. "Siapa sih yang di mimpi gue tadi?”.
Pertanyaan ini bisa juga muncul ketika baru
bangun dari tidur. Bisa juga lagi bengong-bengong malah ke inget soal mimpi
semalam. Kalau misalnya yang ngalamin mimpi adalah cewek, dan mimpinya nemuin
pangeran berkuda putih, pasti paginya cewek itu bakal mikirin ini. Dan merasa
itu pertanda dia akan menemukan sang pujaan hatinya. (Klasik~ :D)
3. "Kenapa
gue bisa mimpiin itu ya?”.
Maksud dari pertanyaan ini bisa dua hal.
Kalau mimpinya indah, berarti maksud pertanyaan ini, si pemimpi ga nyangka
bakal mimpi itu. Beda lagi kalau ini mimpinya buruk. Berarti maksud pertanyaan
ini bisa jadi si pemimpi ini merasa ga terima dengan mimpi yang dialaminya
semalam.
4. “Loh? Kok gue bisa mimpiin dia, ya? Padahal kan
ga pernah ketemu (atau ga kenal) sama sekali?”
Nah, pertanyaan ini pernah gue lontarkan.
Iya, gue pernah mimpiin orang yang sama sekali belum pernah gue temui. Palingan
cuma liat fotonya doang. Mana dimimpinya gue sama orang itu ketawa-ketawa dan
becanda-becanda gitu. Ya, antara senang dan terheran-heran sih. Senengnya, gue
seolah bisa ngerasain ketemu sama orang itu. Yang herannya, kenapa, kenapa dan
kenapa bisa? (Aneh ya?)
5. “Aduuh, weker ini bikin gue terbangun dari mimpi
indah gue aja. Nanggung banget!”.
Mungkin sebagian dari kita pernah ngelontarin
pernyataan ini. Yoi, ini adalah pernyataan kekesalan. Gimana ga kesel. Lagi mimpi
indah, tiba-tiba weker bunyi atau tiba-tiba ada yang bangunin kita. Beuh, itu
keselnya kayak lagi seru-serunya nonton film kesukaan kita dan tiba-tiba
listrik padam! Sakitnya tuh di sini, cing! *nunjukhati* *ngomongsamakucing*
bukan kesel aja sih, penasaran juga. Bisa aja kan, pas lagi bok*r duduk
bermenung tiba-tiba ke inget itu lagi. Dan alhasil mikir keras selama di dalam
toilet. m
Hmm,
yang gue inget sekarang sih baru 5 list ini aja. Tapi ini sudah mewakilkan
perasaan kalian kan? Nah, menurut gue ini adalah fakta yang pernah dirasain
para pemimpi. Nah, gue mau cerita dikit nih soal mimpi. Gue tuh punya abang
yang udah almarhum. Namanya Febrianev Priwel. Gue biasa manggil beliau, bang
Feby. Beliau meninggal waktu masih bayi. Jadi ya, gue ga pernah ketemu sama
sekali sama abang gue itu. Gue pernah request
pengen banget ketemu sama beliau di mimpi gue. Cause, gue kangen banget sama beliau. Gue juga bingung mesti mau
ketemu sama beliau itu dimana selain di Surga, ya makanya gue minta ketemu di
mimpi aja. Gue punya sih beberapa fotonya, tapi ga begitu jelas, karena foto
itu udah sekitar 24 tahun yang lalu. Tapi, sampai sekarang sih, request gue itu belum di konfirmasi juga,
sama Allah. Mungkin belum waktunya kali ya? Yaa, gue masih sabar nunggu kok ^^.
Makanya, untuk ngelepas kangen gue ke bang Feby, gue bikin catatan atau tulisan
khusus yang cuma gue, bang Febi dan Allah yang tau. Yaa, mungkin terlihat agak
sedikit “bodoh” atau “aneh” sih, tapi ya semua orang pasti punya cara sendiri
lah, buat nyenengin dirinya, asal itu ga ngerugiin orang lain. Dan ini cara
gue.u
Gue
pernah ngebayangin kalau bang Feby masih ada, pasti semuanya bakal beda. Dan
pastinya gue punya dua orang abang dan tetap satu adik laki-laki. Dan yang ga bakal
berubah juga, gue tetap anak perempuan satu-satunya. Subhanallah.. A perfect life that I wanna feel :’)
Aalagi
kalau bang Feby masih ada, dia pasti udah punya penghasilan sendri, dan gue,
bang Razy dan adik gue Shidqy, bakal kebagian gaji pertamanya abang. Hihihi,
itu salah satu khayalan gue yang bikin gue ketawa geli :’D Tapi, karena gue
masih punya bang Razy, gue masih bisa ngerasain hal itu. Walaupun bang Razy
masih kuliah, tapi peran dia sebagai abang, sudah menjadi perwakilan dari bang
Feby. Sebenarnya di kehidupan gue sekarang gue juga udah bersyukur banget bisa
dilahirkan di keluarga ini. Keluarga yang menurut gue ga semua orang bisa
ngerasain apa yang gue rasain sekarang. Karena sesungguhnya sempurna itu hanya
milik Allah.
Aduuh,
kenapa malah jadi kayak curhat gini? Ah sudahlah, mulai ngaco. Tapi yang pasti, mimpi itu bisa jadi sebuah isyarat dari Tuhan untuk kita. Hmm, okay, gue akhiri postingan kali ini. Kalau ada tambahan tentang pertanyaan atau pernyataan
seputar Mimpi, komen di bawah yaaw. Thankiss udah baca juga ^^ Zaijian~