welcome to my blog (ʃƪ´▽`)


Create your own at MyNiceProfile.com



Assalamualaikum, Shobahul khoir, Zaochen hao, Ohayou, Good Morning! Guten Morgen! ^o^

Pertama dan utama sekali, tolong berikan aku applause atas keberhasilanku yang telah membuat blog ini. For your information nih, blog ini aku bikin bukan karena aku suka menulis. Blog ini aku bikin bukan karena suruhan-Nya. Blog ini aku bikin juga bukan karena hasutan setan-setan yang terkutuk. Tapi, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, blog ini aku bikin atas kesadaran dan tanpa dinyatakan keterbelakangan mental dan kelainan jiwa sekalipun.

Supaya Tomobloger ga kecewa nih, aku bakal ngasih beberapa akun pribadiku. Jangan cuma di baca aja yah, di add nih di Facebook : Amalia Sholiha (Amalia Badzlina Priwel), di follow juga nih di twitter : @amaliasholihaa, atau di add lagi nih di Path : Amalia Sholiha.

Nah, rasanya udah cukup nih beberapa akun sosmed aku, aku publikasikan. Kalau mau keterangan lebih lanjut, jangan hubungi dokter ya, add dan follow aja akun sosmed aku tadi.

Baiklah.. Dengan berat hati, jantung dan pankreasku, aku akhiri pembukaan ini dengan ucapan terimakasih, xie xie, thank you, tesekkur ederim, arigatougozaimasu, dan Assalamualaikum.. Semoga bermanfaat. Salam Cagur!

Sabtu, 17 Januari 2015

Tentang Mimpi~

Heihoo~! 

Postingan kali ini sebenarnya iseng-iseng ga berhadiah sih, soalnya, dari dulu gue sendiri penasaran dengan yang namanya “mimpi”. Mimpi yang gue maksud di sini bukan mimpi pengen jadi ini-itu, tapi, mimpi yang cuma tayang pas kita lagi tidur itu looh. Orang-orang sih biasa nyebutnya “bunga tidur”. Ahh.. gue sendiri bingung dengan kalimat “bunga tidur” itu. Kenapa harus dinamain “bunga tidur”? Kan di setiap mimpi ga selalu ada bunganya. Ah sudahlah. Rumput yang bergoyangpun tak memberi jawaban..

Okay, back to the topic.

Kalau ngomongin soal mimpi gini, pastinya semua orang pernah ngerasain yang namanya mimpi. Mau mimpinya menyenangkan atau ga, yang namanya mimpi ya mimpi.

Selain gue pernah ngerasain mimpi, gue juga punya banyak pertanyaan yang muncul ketika gue bangun dari tidur. Yaa, yang pastinya juga bukan gue aja yang punya banyak pertanyaan soal mimpi itu. Gue punya nih beberapa list pertanyaan dan pernyataan yang biasanya muncul seputar mimpi. Yuk scroll down~

1. “Gue mimpi apa ya, barusan?”.
 Pertanyaan ini sering muncul ketika kita baru saja bangun dari tidur dengan kondisi setengah sadar dan dalam proses pengumpulan nyawa sembari berusaha keras mengingat mimpi apa yang tayang ketika tidur tadi. Sampai ketika pergi ke toilet buat cuci muka aja masih mikirin tentang mimpi semalam. (Betul, tidak?) 

2. "Siapa sih yang di mimpi gue tadi?”. 
Pertanyaan ini bisa juga muncul ketika baru bangun dari tidur. Bisa juga lagi bengong-bengong malah ke inget soal mimpi semalam. Kalau misalnya yang ngalamin mimpi adalah cewek, dan mimpinya nemuin pangeran berkuda putih, pasti paginya cewek itu bakal mikirin ini. Dan merasa itu pertanda dia akan menemukan sang pujaan hatinya. (Klasik~ :D) 

3. "Kenapa gue bisa mimpiin itu ya?”. 
Maksud dari pertanyaan ini bisa dua hal. Kalau mimpinya indah, berarti maksud pertanyaan ini, si pemimpi ga nyangka bakal mimpi itu. Beda lagi kalau ini mimpinya buruk. Berarti maksud pertanyaan ini bisa jadi si pemimpi ini merasa ga terima dengan mimpi yang dialaminya semalam.

4. “Loh? Kok gue bisa mimpiin dia, ya? Padahal kan ga pernah ketemu (atau ga kenal) sama sekali?”
Nah, pertanyaan ini pernah gue lontarkan. Iya, gue pernah mimpiin orang yang sama sekali belum pernah gue temui. Palingan cuma liat fotonya doang. Mana dimimpinya gue sama orang itu ketawa-ketawa dan becanda-becanda gitu. Ya, antara senang dan terheran-heran sih. Senengnya, gue seolah bisa ngerasain ketemu sama orang itu. Yang herannya, kenapa, kenapa dan kenapa bisa? (Aneh ya?) 

5. “Aduuh, weker ini bikin gue terbangun dari mimpi indah gue aja. Nanggung banget!”. 
Mungkin sebagian dari kita pernah ngelontarin pernyataan ini. Yoi, ini adalah pernyataan kekesalan. Gimana ga kesel. Lagi mimpi indah, tiba-tiba weker bunyi atau tiba-tiba ada yang bangunin kita. Beuh, itu keselnya kayak lagi seru-serunya nonton film kesukaan kita dan tiba-tiba listrik padam! Sakitnya tuh di sini, cing! *nunjukhati* *ngomongsamakucing* bukan kesel aja sih, penasaran juga. Bisa aja kan, pas lagi bok*r duduk bermenung tiba-tiba ke inget itu lagi. Dan alhasil mikir keras selama di dalam toilet. m

Hmm, yang gue inget sekarang sih baru 5 list ini aja. Tapi ini sudah mewakilkan perasaan kalian kan? Nah, menurut gue ini adalah fakta yang pernah dirasain para pemimpi. Nah, gue mau cerita dikit nih soal mimpi. Gue tuh punya abang yang udah almarhum. Namanya Febrianev Priwel. Gue biasa manggil beliau, bang Feby. Beliau meninggal waktu masih bayi. Jadi ya, gue ga pernah ketemu sama sekali sama abang gue itu. Gue pernah request pengen banget ketemu sama beliau di mimpi gue. Cause, gue kangen banget sama beliau. Gue juga bingung mesti mau ketemu sama beliau itu dimana selain di Surga, ya makanya gue minta ketemu di mimpi aja. Gue punya sih beberapa fotonya, tapi ga begitu jelas, karena foto itu udah sekitar 24 tahun yang lalu. Tapi, sampai sekarang sih, request gue itu belum di konfirmasi juga, sama Allah. Mungkin belum waktunya kali ya? Yaa, gue masih sabar nunggu kok ^^. Makanya, untuk ngelepas kangen gue ke bang Feby, gue bikin catatan atau tulisan khusus yang cuma gue, bang Febi dan Allah yang tau. Yaa, mungkin terlihat agak sedikit “bodoh” atau “aneh” sih, tapi ya semua orang pasti punya cara sendiri lah, buat nyenengin dirinya, asal itu ga ngerugiin orang lain. Dan ini cara gue.u

Gue pernah ngebayangin kalau bang Feby masih ada, pasti semuanya bakal beda. Dan pastinya gue punya dua orang abang dan tetap satu adik laki-laki. Dan yang ga bakal berubah juga, gue tetap anak perempuan satu-satunya. Subhanallah.. A perfect life that I wanna feel :’)

Aalagi kalau bang Feby masih ada, dia pasti udah punya penghasilan sendri, dan gue, bang Razy dan adik gue Shidqy, bakal kebagian gaji pertamanya abang. Hihihi, itu salah satu khayalan gue yang bikin gue ketawa geli :’D Tapi, karena gue masih punya bang Razy, gue masih bisa ngerasain hal itu. Walaupun bang Razy masih kuliah, tapi peran dia sebagai abang, sudah menjadi perwakilan dari bang Feby. Sebenarnya di kehidupan gue sekarang gue juga udah bersyukur banget bisa dilahirkan di keluarga ini. Keluarga yang menurut gue ga semua orang bisa ngerasain apa yang gue rasain sekarang. Karena sesungguhnya sempurna itu hanya milik Allah.

Aduuh, kenapa malah jadi kayak curhat gini? Ah sudahlah, mulai ngaco. Tapi yang pasti, mimpi itu bisa jadi sebuah isyarat dari Tuhan untuk kita. Hmm, okay, gue akhiri postingan kali ini. Kalau ada tambahan tentang pertanyaan atau pernyataan seputar Mimpi, komen di bawah yaaw. Thankiss udah baca juga ^^ Zaijian~