Ditengah banyaknya tumpukan tugas dari dosenku tercinta, tak masalah ya kayaknya kalau aku nge-post blog lagi tentang Maman Geng. Ya, emang ga masalah sih sebenarnya, si masalahnya aja ga masalah sama dia. Jadi, ga usah sewot gini dong! ah riweuh pisan ngomongnya. Sudahi saja pembukaan ini.
Ehem, cek, cek..
Oh Tuhan..
Aku terlalu merindukan mereka..
Aku kangen senyumnya, karena dia memakai behel..
Aku kangen wajahnya, karena ada tombol ajaib diwajahnya..
Aku kangen body-nya, karena dia merasa mirip Nikita Willy..
Dan aku kangen menggodanya, karena hobby-nya suka salah tingkah..
Oh kamu, Wulan Tartila Rezki yang berbehel, kenapa aku begitu merindukan behelmu?
Apa kamu masih memakainya?
Please, jangan campakkan dia..
Dia terlalu berharga untukku..
Dia yang membuat aku merindukanmu..
Hey Bab, apa kabar kamu? Ku harap, engkau baik-baik saja. Masih ingatkah saat-saat kita duduk sebangku, memainkan cermin dan dipantulkan ke belakang untuk memata-matai para Maho?
Ah, hal itu sangat menyenangkan. Sangat dikangenkan.
Oh kamu, Chyndi Victoria Ersa yang bertombol ajaib, kenapa aku begitu merindukan tombolmu?
Apa dia masih menempel diwajahmu?
Please, batalkan oplasmu..
Aku masih ingin melihatnya..
Dia yang membuat aku gampang mengenalimu..
Hey Syul, apa kabarmu? Ku harap engkau baik-baik saja. Masih ingatkah kamu, saat kita bermain ampar-ampar pisang bersama para kurcaci?
Oh, betapa merasa imutnya aku saat itu, karena seperti kembali kemasa taman kanak-kanak.
Oh kamu, Yuni Zarpiani yang merasa berbody seperti Nikita Willy, kenapa aku begitu merindukan body-mu?
Apa body-mu sudah bertambah ndut dan tinggi atau sebaliknya?
Please, jangan makan yang banyak, makan saja seperlunya dan jangan minum susu Hilo, aku takut tinggimu melebihi si Mar *eh :|
Body-mu itu yang membuatku teringat Nikita Willy..
Ah, kamu selalu menggagalkanku move on dari dia..
Hey Nyun, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, saat kamu menjadi translation Sundanese-ku ditengah-tengah sedang berlangsungnya PBM?
Ah, aku sangat bawel saat itu, menjadi setanmu, sehingga membuatmu terburu-buru menyelesaikan tugas dan seperti melihat setan sungguhan.
Oh kamu, Prima Dasih yang berhobby salah tingkah, kenapa aku begitu merindukan kesalahtingkahanmu?
Apa aku aneh karena telah merindukan hal itu?
Please, tunjukkan hooby-mu itu di depanku..
Hobby-mu itu yang membuatku berpikir kamu harus dilindungi..
Hey Dasiah, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, ketika Maman Geng sedang bersenda-gurau, tiba-tiba kamu berdiri dan berjalan keluar kelas lalu kembali dengan tampang malu karena kami menertawakanmu?
Ah, sikap salah tingkahmu sudah stadium 4 dan kronis.
Aku sudah menawarkanmu ke klinik Tong Fang, tapi kenapa kamu ga mau?
Sungguh miris..
Aku merasa ini sangat gaje (ga jelas).
hmm, sepertinya, terlalu formal blog kali ini. Ah, it's okay-lah..
Saya senang, anda menderita. Xie xie atas pengorbananmu.. Wassalam ^_^
NB :
Anggota Maman Geng yang aku rindukan, aku sayangi dan aku cintai, maaf ya, sedikit menggumbar tentang privasi kalian, ah, berani malu itu baik kok :) Jangan protes, okay? Aku ga malu loh punya teman kayak kalian ;) Hmm, demi Bikini Bottom dan demi Spongebob Squarepants, Melle merindukan kalian so much daah.. :*:*