welcome to my blog (ʃƪ´▽`)


Create your own at MyNiceProfile.com



Assalamualaikum, Shobahul khoir, Zaochen hao, Ohayou, Good Morning! Guten Morgen! ^o^

Pertama dan utama sekali, tolong berikan aku applause atas keberhasilanku yang telah membuat blog ini. For your information nih, blog ini aku bikin bukan karena aku suka menulis. Blog ini aku bikin bukan karena suruhan-Nya. Blog ini aku bikin juga bukan karena hasutan setan-setan yang terkutuk. Tapi, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, blog ini aku bikin atas kesadaran dan tanpa dinyatakan keterbelakangan mental dan kelainan jiwa sekalipun.

Supaya Tomobloger ga kecewa nih, aku bakal ngasih beberapa akun pribadiku. Jangan cuma di baca aja yah, di add nih di Facebook : Amalia Sholiha (Amalia Badzlina Priwel), di follow juga nih di twitter : @amaliasholihaa, atau di add lagi nih di Path : Amalia Sholiha.

Nah, rasanya udah cukup nih beberapa akun sosmed aku, aku publikasikan. Kalau mau keterangan lebih lanjut, jangan hubungi dokter ya, add dan follow aja akun sosmed aku tadi.

Baiklah.. Dengan berat hati, jantung dan pankreasku, aku akhiri pembukaan ini dengan ucapan terimakasih, xie xie, thank you, tesekkur ederim, arigatougozaimasu, dan Assalamualaikum.. Semoga bermanfaat. Salam Cagur!

Selasa, 04 Desember 2012

Bahasa Indonesia: "Mengembangkan Tulisan Melalui Beberapa Pola"

Assalamualaikum.. (*^-^*)
untuk postingan kali ini, agak sedikit berbeda nih. Temanya masih seputar karangan juga. Tapi, ini cuma satu paragraf. Lebih tepatnya contoh-contoh dari beberapa jenis paragraf. Nah, kita mulai aja yuk!

1. Paragraf Rincian

"Sepeda terdiri atas beberapa komponen dan fungsinya. Jika salah satu dari komponen tersebut tidak ada, maka benda itu belum bisa dikatakan sepeda. Komponen-komponen itu terdiri dari: yang pertama adalah stang. Benda ini digunakan sebagai pegangan untuk si pengendara dan untuk mengarahkan sepeda; kedua adalah lampu yang digunakan sebagai penerang jalan di saat gelap; ketiga adalah pedal, yang digunakan untuk mengayuh sepeda agar berjalan; keempat adalah jari-jari pada roda yang berfungsi sebagai penyanggah roda atau ban agar tidak lepas."

2. Paragraf Persamaan

"Cara kerja mesin pada kendaraan dan gerak tubuh adalah sama. Apabila mesin itu dihidupkan, maka ia akan bekerja sesuai dengan fungsinya. Sama halnya dengan gerak tubuh. Tubuh akan bergerak, jika otak memerintahkannya untuk bergerak."

3. Paragraf Perbandingan

"Bentuk yang sama, tidak menjamin bahwa kegunaannya juga sama. Contohnya saja pada komputer dan mesin tik. Kedua benda ini sama-sama mempunyai keyboard. Tetapi, keyboard pada komputer lebih lengkap dibandingkan keyboard yang ada pada mesin tik. Tidak hanya itu, cara kerjanyapun juga berbeda. Jika kita mengetik sebuah dokumen pada komputer dan mengalami kesalahan pada beberapa kalimat, kita bisa menekan tombol delete dan memperbaiki kalimat tersebut. Sedangkan jika hal ini terjadi ketika kita mengetik dengan mesin tik, maka kita harus menggunakan tipe-x untuk menghapus kalimat tersebut. Akibatnya, dokumen yang kita ketik akan terlihat tidak rapi."

4. Paragraf Klasifikasi (Pengelompokan)

"Di dalam lemari pakaian Ani, terdapat beberapa jenis pakaian. Pakaian-pakaian tersebut diletakkan pada tiga laci. Laci bagian teratas, berisi pakaian-pakaian yang dipakai untuk bepergian, seperti: gaun untuk ke pesta. Pada laci bagian tengah, berisi seragam sekolah Ani yang dipakainya dari hari Senin sampai dengan Sabtu. Sedangkan pada laci bagian terbawah, berisi pakaian-pakaian biasa, yang sering dipakai ketika Ani berada dirumah."

5. Paragraf Berpasangan

"Kian hari, kian sunyi. Tidak ada tanda-tanda dia akan bicara.Entah aku sudah merasa putus asa, entah memang sudah tidak ada harapan. Baik aku, maupun orangtuaku, sudah membawanya berobat. Selain ke dokter, kami juga sudah membawanya berobat ke psikiater. Jangankan dokter, psikiater pun juga tidak tahu bagaimana cara mengobatinya. Terbesit sebuah pertanyaan dibenakku, apakah dia pernah diancam atau didukuni seseorang? Semakin aku memikirkan pertanyaan itu, semakin membuatku penasaran. Tidak hanya denganku, tetapi dengan Ibu dan Ayahpun, dia juga hampir tidak pernah bicara. Bertambah aku menyuruhnya berbicara, bertambah dia bersikap diam seperti patung. Bukanlah aku ingin memaksanya, melainkan aku merindukan suara melengking adik kecilku itu."

6. Paragraf Frasa Akhir (Estafet)

"Sepatu merupakan sebuah alas kaki. Alas kaki berfungsi untuk melindungi kaki. Kaki akan terluka dan kotor apabila kita tidak memakai sepatu. Memakai sepatu haruslah pada tempatnya. Tempatnya yang sesuai itu adalah di luar rumah atau pun di dalam ruangan yang diperbolehkan memakai sepatu."

7. Paragraf Deduktif

"Matematika sangat penting dalam kehidupan. Misalnya untuk berhitung dalam berdagang. Tidak hanya anak sekolahan, pedagang pun harus mempunyai ilmu matematika untuk menambah, mengurangi, mengali dan membagi jumlah barang yang akan dibeli pelanggan."

8. Paragraf Induktif

"Dalam kuliah, kita bisa menentukan sendiri jadwal belajar yang kita inginkan. Jika jadwal tersebut sudah disepakati oleh dosen yang bersangkutan, kita bisa menjalani kuliah sesuai jadwal yang sudah kita tentukan tersebut. Inilah yang membedakan kuliah tidak sama dengan sekolah."

9. Paragraf Campuran

"Merancang masa depan akan memotivasi seseorang. Dengan itu, seseorang akan menentukan target agar apa yang diinginkannya itu tercapai sesuai dengan rancangan masa depannya. Seseorang yang berhasil mencapai target itu, bisa menjadi contoh yang baik bagi orang-orang disekitarnya. Dengan demikian, merancang masa depan akan memotivasi seseorang."

10. Paragraf Bertanya

"Mataku tertuju pada seorang lelaki asing yang berdiri di halte itu dan bertanya-tanya: 'dari mana orang itu berasal? Apakah dia orang Indonesia? Tetapi, mengapa kulitnya begitu coklat? Lalu, bagaiaman bisa dia berada di sini? Kapan dia datang ke kota ini? Siapa dia sebenarnya?'"

11. Paragraf Deskripsi

"Disebelah kananku, duduk seorang gadis berwajah bulat dan chubby. Alisnya yang tipis dan bulu matanya yang melentik menghiasi mata sayunya. Hidungnya yang mancung dan nyaris sempurna bak sisi miring pada segitiga siku-siku itu, membuatnya semakin terlihat manis. Ditambah lagi, bila bibirnya yang sedikit tebal itu tertawa. Seperti tergambar sebuah ketulusan disetiap tawanya."

12. Paragraf Eksposisi

"Untuk membuat brokoli sosis, kita memerlukan bahan-bahan seperti: satu ikat brokoli, lima buat sosis, garam halus, bawang merah 2 siung dan air secukupnya. Pertama-tama, cuci brokoli tersebut sampai bersih, lalu potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Setelah itu, potong sosis dengan memiringkan pisau agar sosis terlihat seperti belah ketupat dan menarik. Tidak lupa pula iris tipis-tipis bawang merah tadi. Sementara itu, panaskan minyak di dalam wajan dengan api sedang. Setelah minyak tadi panas, tumis bawang merah dahulu, sampai sedikit menguning. Setelah itu, masukkan sosis. Tunggu sosisnya matang, dan masukkan air secukupnya. Tak lupa pula tambahkan sedikit garam dan biarkan air sampai mendidih. Setelah mendidih, masukkan brokoli dan tutup wajan tersebut agar matang sayurnya sempurna. Matikan api setelah sayurnya mendidih. Dinginkan sebentar, lalu sajikan di dalam mangkuk. Sayur brokoli sosis siap disajikan. Selamat mencoba."

------------

Nah, ini nih hasil karangan aku. Aku bikin karangan ini karena tuntutan profesi. Maklum, masih kuliah, ya apapun yang ditugaskan dosen, ya harus dibikin, dan beginilah hasilnya. Mudah-mudahan karangan ini bisa bermanfaat ya buat yang membacanya :) *Salam Cagur! Wassalam.. :D

Sabtu, 08 September 2012

Ga Jelas Beud, *about Maman Geng :**

Heihoo, aku kembali untuk Maman Geng.. Aduh, rindu sekali, kangen banget, miss them a lot dah pokok e.. :*

Ditengah banyaknya tumpukan tugas dari dosenku tercinta, tak masalah ya kayaknya kalau aku nge-post blog lagi tentang Maman Geng. Ya, emang ga masalah sih sebenarnya, si masalahnya aja ga masalah sama dia. Jadi, ga usah sewot gini dong! ah riweuh pisan ngomongnya. Sudahi saja pembukaan ini.

Ehem, cek, cek..

Oh Tuhan..
Aku terlalu merindukan mereka..
Aku kangen senyumnya, karena dia memakai behel..
Aku kangen wajahnya, karena ada tombol ajaib diwajahnya..
Aku kangen body-nya, karena dia merasa mirip Nikita Willy..
Dan aku kangen menggodanya, karena hobby-nya suka salah tingkah..

Oh kamu, Wulan Tartila Rezki yang berbehel, kenapa aku begitu merindukan behelmu?
Apa kamu masih memakainya?
Please, jangan campakkan dia..
Dia terlalu berharga untukku..
Dia yang membuat aku merindukanmu..
Hey Bab, apa kabar kamu? Ku harap, engkau baik-baik saja. Masih ingatkah saat-saat kita duduk sebangku, memainkan cermin dan dipantulkan ke belakang untuk memata-matai para Maho?
Ah, hal itu sangat menyenangkan. Sangat dikangenkan.


Oh kamu, Chyndi Victoria Ersa yang bertombol ajaib, kenapa aku begitu merindukan tombolmu?
Apa dia masih menempel diwajahmu?
Please, batalkan oplasmu..
Aku masih ingin melihatnya..
Dia yang membuat aku gampang mengenalimu..
Hey Syul, apa kabarmu? Ku harap engkau baik-baik saja. Masih ingatkah kamu, saat kita bermain ampar-ampar pisang bersama para kurcaci?
Oh, betapa merasa imutnya aku saat itu, karena seperti kembali kemasa taman kanak-kanak.

Oh kamu, Yuni Zarpiani yang merasa berbody seperti Nikita Willy, kenapa aku begitu merindukan body-mu?
Apa body-mu sudah bertambah ndut dan tinggi atau sebaliknya?
Please, jangan makan yang banyak, makan saja seperlunya dan jangan minum susu Hilo, aku takut tinggimu melebihi si Mar *eh :|
Body-mu itu yang membuatku teringat Nikita Willy..
Ah, kamu selalu menggagalkanku move on dari dia..
Hey Nyun, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, saat kamu menjadi translation Sundanese-ku ditengah-tengah sedang berlangsungnya PBM?
Ah, aku sangat bawel saat itu, menjadi setanmu, sehingga membuatmu terburu-buru menyelesaikan tugas dan seperti melihat setan sungguhan.

Oh kamu, Prima Dasih yang berhobby salah tingkah, kenapa aku begitu merindukan kesalahtingkahanmu?
Apa aku aneh karena telah merindukan hal itu?
Please, tunjukkan hooby-mu itu di depanku..
Hobby-mu itu yang membuatku berpikir kamu harus dilindungi..
Hey Dasiah, apa kabarmu? Ku harap yang terbaik untukmu. Masih ingatkah kamu, ketika Maman Geng sedang bersenda-gurau, tiba-tiba kamu berdiri dan berjalan keluar kelas lalu kembali dengan tampang malu karena kami menertawakanmu?
Ah, sikap salah tingkahmu sudah stadium 4 dan kronis.
Aku sudah menawarkanmu ke klinik Tong Fang, tapi kenapa kamu ga mau?
Sungguh miris..

--- THE END ---

Aku merasa ini sangat gaje (ga jelas).
hmm, sepertinya, terlalu formal blog kali ini. Ah, it's okay-lah..
Saya senang, anda menderita. Xie xie atas pengorbananmu.. Wassalam ^_^

NB :
Anggota Maman Geng yang aku rindukan, aku sayangi dan aku cintai, maaf ya, sedikit menggumbar tentang privasi kalian, ah, berani malu itu baik kok :) Jangan protes, okay? Aku ga malu loh punya teman kayak kalian ;) Hmm, demi Bikini Bottom dan demi Spongebob Squarepants, Melle merindukan kalian so much daah.. :*:*

Jumat, 15 Juni 2012

MyBestFriends "Metamorfosis Maman Geng" ~(˘▽˘~)(~˘▽˘)~


Selasa, 22 Mei 2012 09:50PM

Halohaa~
pertama-tama aku mau bilang kalo aku terpaksa bikin ini. Karna ga ada kerjaan, bingung mau
ngapain, mention sepi, notification juga ga adayang mau diajak chat ga ada yang kenal, mending
aku nulis ga jelas kayak gini, dan setelah itu bisa di post di blog deh. haha.
oke, kali ini aku akan nulis tentangMetamorfosis Maman Geng”. pasti pada bingung, Maman
Geng itu apa sih? Maman Geng itu adalah sekumpulan para gadis autis, idiot, suka bertingkah
aneh dan hobby banget ngejailin orang. pendiri geng ini masih menjadi misteriTapi yang memberi
namaMaman Gengini adalah aku.
Biar singkat, kalian bisa panggil Maman Geng dengan sebutan "MiGi". Kalau Ceribel kan
dipanggil Chibi, kalau kami ya MiGi. Ga kalah keren kan? :)
oya, kalau ditanya kenapa aku ngasih nama ini, aku sendiri terinspirasi dari sebuah grup dangdut
yang namanya Manis Manja  Group” -pada pernah denger ga?-. Yabisa ditebak, kepanjangan
dariMamanitu adalah Manis Manja”. aku ngasih nama ini bukan sembarang kasih nama ya.
Liat aja anggota-anggota MiGi! ^.^


gimana? manis-manis dan manja kan gayanya? itu mah belum seberapa. masih banyak foto-foto
lain yang lebih “waaah”. Tapi aku ga bakal liatin fotonya disini. Males ah, ntar kalian pada
tersepona lagi :)
oya, aku akan cerita nih, satu per satu tentang Maman Geng. Dari awal, sampai kesuksesan
mereka sekarang yang akan launching album mereka yang perdana. Yuk capcuuss ciiiin!!

Awal Terbentuknya Maman Geng

Pertama-tama aku akan memperkenalkan satu  per satu anggota awal MiGi. Simak baik-baik!
Sebelum aku mulai, liat dulu foto di bawah ini.


Kalau udah, pasti pada nanya deh, namanya siapa2 aja. Manis-manis ya kayak gula? :)
Yang paling pojok kiri ini namanya Wulan Tartila Rezki, biasanya sih dipanggil “Mak”, macam
Angry Bird ya gayanya? *eeh. Kalo yang dipojok kanan, itu namanya Chyndi Victoria Ersa. Kami
sering manggil dia “Samsul”. Nah, kalau yang ditengah itu aku. Ya ! Aku juga masuk anggota
MiGi loh! *bangga* Namaku Amalia Sholiha :)

Sebenarnya aku sendiri ga tau kenapa bisa dekat sama mereka  berdua. Kalo Samsul n Mak mah
udah besplenan dari kelas X. aku ketemu mereka karna kami sekelas dikelas XI, mungkin kami
udah ditakdirin se-geng kali ya? (◦ʃ⌣ƪ◦)
yaa makin lama kami makin deket, sering jalan bareng. Kadang, kalo Samsul bosen belajar, dia
bakal ngajakin ke kantin, atau si Mak yang sukaaa banget nge-bom disekolahan tiap pagi. Aduuh,
itu hal yang paling ga bisa terlupakan deh. :D

Maman Geng ada anggota baru!

Setelah sekian lama MiGi berjuang untuk menaikkan  martabat jualannya, akhirnya ada juga
manusia yang pengen join dengan kami. Namanya Chici Rahayu. Sebenarnya dia masuk geng
kami karna beruntung abis minum Coca-Cola. Waktu itu kami sedang istirahat. Tiba-tiba dia
datang sambil menatap kami dengan mata berkaca-kaca. Dan dia berkata, “aku boleh kan join
bareng kalian? Aku abis minum Coca-Cola, trus aku liat di balik tutup botolnya ada tulisan, anda
beruntung bakal jadi anggota Geng Maman”. Alhasil, dia harus mengikuti segala yang kami
lakukan. Seperti foto di bawah ini. Liat saja, betapa maunya dia diajak foto dengan gaya idiot
seperti ini. Kami senang dan kami bangga sekali! (ʃƪˆ⌣ˆ)ˆ▿ˆʃƪ)



Keluar Satu Dapat Dua ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ 

Mungkin Chici mendapat secercah mukjizat dari hasil sholat Tahajudnya tiap malam. Dia
disadarkan dan memilih check out dari MiGi. Tak ada perpisahan dan derai air mata yang terjadi.
Karena ini bukan muhasabah pesantren.
Tapi, seolah benar kata pepatah, mati satu tumbuh seribu. Anggota MiGi dapet 2 orang manusia
yang biasa dipanggil kurcaci di sekolah.
Hmm, aku kasian pada mereka, karena mata hati mereka telah dibutakan dan dengan bahagia
ingin jadi anggota MiGi.
Dua kurcaci itu bernama Yuni Zarpiani yang biasa aku panggil “unyun” dan Prima Dasih yang
biasa Chyndi panggil dengan panggilan “kucai”.
Kami dekat dengan mereka karena kami pindah duduk ke tempat mereka. kami bak parasit  yang
mengganggu keseriusan mereka belajar. Eh asal tau aja, Unyun dan Kucai itu pintar Fisika dan 
matematika looh.
Awalnya kami mendekat karna ingin belajar. Eh lama2 yang niatnya tadi belajar, malah jadi
heboh, dan mereka juga ikut2an heboh-hebohan deh bareng kami.
Alhasil, ga jadi belajar deh °\(^▿^)/°
*liat nih, ada foto Maman Geng dengan anggota barunya*



Ini nih foto MiGi yang sekarang!
Manis ya kayak model? Emang! Mereka itu udah ada bakat jadi model gadis sampul. iya, model
gadis sampul plastik. :) Liat aja gaya fotonya. Walaupun cemberut gitu, tapi inner beauty-nya
masih keliatan. Ya kaaaan? :)
sekarang, MiGi lagi sibuk2nya latihan buat perfom di salah satu televisi nasional *mimpi kali
yee?*. maklumlah yaa mereka kan juga mau launching album perdana. :) 
Hmm, kayaknya kebersamaan MiGi bakal jarang terekam oleh media lagi deh. Cos, Kami kan
bakal kuliah, ya kemungkinan besar bakal pisah, trus jarang muncul deh di tipi2 karna sibuk
kuliah. :(
Aku berharap, MiGi bakal bisa bersatu selamanya walau jarak memisahkan.
Kayaknya lagunya Zivilia “aishiteru” masih inget ga? Ini loh liriknya ‘walau raga kita terpisah
jauh, namun hati kita slalu dekat’ AMIN. :D

Hmm, sekarang, jam udah nunjukin pukul 10 malem. Kata mama Nel, aku ga boleh tidur malem2
ntar sakit. Aduh, mama Nel perhatian banget ya? Jadi maluuu (˘▿˘ʃƪ)
Baiklah, lebih terkurang, aku udah nyeritain sedikit tentang MiGi. Mungkin kalo nanti aku ada
waktu luang lagi, aku bakal lanjutin nulis ini cerita ini. insyaAllah.. Ga janji yaa!
Oke, akan aku akhiri tulisan ini dengan tari galombang. Jengjeeeeng!! Selamat menyaksikan ^.^


NB : Cerita ini hanya untuk hiburan semata, setangan, sekaki, dan selainnya. jika anda galau, jangan salahkan saya, apalagi jika anda melapor kepada polisi tidur. bisa-bisa dia akan marah karna tidurnya terganggu. terimakasih.  

Thank you for your attention ^.^




Selasa, 22 Mei 2012

SHORT STORY ^-^

Started from ~> Jumat, 9 Maret 2012 14:14wib until 22 Mei 2012 23:27wib


Happy Birthday Mam :’)

                “happy Valentine Day.. happy Valentine Day..”, kira-kira itulah kalimat yang tersebar dan terdengar dimana-mana. Disitus internet ataupun terdengar secara langsung, kaimat itu selalu terngiang ditelingaku, mungkin bukan aku saja, orang-orang disekitarku yang punya telingapun pasti mendengar kalimat itu. Ya, bisa ditebak, today is Valentine Day. Hari yang dinobatkan sebagai hari kasih sayang ini, disimbolkan dengan sebuah coklat, atau bunga, dan hampir semuanya serba pink. Oh no! ini pasti musibah bagi para jombloan.  Tapi sorrymayoridoristroberi yaa. I am not jomblo, but I am single. Eitss single dan jomblo itu beda yaa. Kalau jomblo itu nasib, single itu prinsip ! jiahahaha *sukasukague
                Kalau hari ini Valentine, berarti tanggal 25 februari udah dekat dong? aseekk ! bakal ada surprise dan little party nih. Kenapa aku begitu menanti-nanti tanggal itu? pasti pada penasaran deh kenapa aku ngebet banget. Ya kaan? Ya kaan? Ngaku aja deh. Susah banget bilang iya doang. Huuff -_-
                Oke, aku akan bilang kenapa aku ngebet banget sama itu tanggal. Ya, itu adalah tanggal ulangtahunnya wali kelas aku. Hahaha. Udah lama aku menantinya. Dan ditahun ini, aku dan EXIT, berencana bakal bikin surprise buat Mam.
                Setiap ada pelajaran yang kosong, aku dan teman-teman yang lain merembukkan surprise apa yang akan dilaksanakan. Ada banyak pendapat dari mereka. berantem didalam kelas, membantah perkataan Mam, permisi tanpa menghiraukan Mam, kehilangan Handphone salah satu teman dikelas dan masih banyak lagi. Kesepakatan awal untuk mengerjai Mam ini, kami memilih permisi tanpa menghiraukan Mam. Semua yang ada didalam kelas harus berperan. Terserah mereka mau apa, yang penting hari itu Mam harus kesal dan marah. Hahaha, rencana yang bikin Mam darah tinggi. :D
                Tapi, hanya dengan mengerjai Mam, tak memberi simbolis untuk ulangtahunnya kali ini. Kami memilih memberikan kado sebuah foto yang didalamnya ada foto kami semua. Berbagai ekspresi tergambar difoto itu. Dan diperindah dengan bingkai coklat yang simple tapi terkesan berkelas. *Ciee.. lebay banget gambaran gue. Eh tapi itu bener looh :p
                seminggu berlalu, tinggal satu hal lagi yang hampir terlupakan. Ya, kue ulangtahunnya belum dipesan! Kami menginginkan sebuah kue yang diatasnya diberi gambar sebuah simbol kelas kami, yaitu simbol sebuah tangan. Dengan budget yang tak terlalu besar, aku, Wulan, Chyndi, Ima dan Yuni, melangkahkan kaki menuju ke toko kue. Sesampai disana, kami menanyakan berapa kocek yang harus kami keluarkan untuk memesan kue yang sesuai kami inginkan. Ternyata, harganya melebihi budget yang kami punya. Setelah meminta pendapat yang lain, akhirnya kami memutuskan untuk memesan kue yang berukuran sedang. Walaupun nanti hasilnya akan terlihat simple, tapi kami berharap semoga Mam suka dengan ini.
                Setelah memesan kue, kami mengakhiri perjalanan hari itu. Karena besok, kami akan melanjutkan perjalanan baru lagi untuk mencetak foto dan membeli bingkainya dan kue akan dijemput oleh Fadli dan Dini, kebetulan Fadli punya kendaraan. Karena, untuk menuju toko kue itu, kami harus menaiki beberapa angkot.
                Hari itu adalah hari jumat. Sepulang sekolah, kami bergegas menuju tempat cetak foto. Karena operatornya yang mencetak fotonya adalah seorang cowok, kami disuruh menunggu sampai jam satu untuk menunggu operatornya selesai sholat jumat. Selagi menunggu sholat Jumat selesai, kami melanjutkan perjalanan lagi untuk mencari lilin. Lilin yang kami cari bukan lilin biasa. Karena namanya aja “Lilin Magic”, yang kebanyakan orang bilang, lilin itu walaupun ditiup berkali-kali nggak bakalan mati apinya. Kecuali kalau lilinnya dimasukin kedalam air, baru deh mati. Hehehe.
                Lilin sudah didapat, dan kamipun kembali ke tempat cetak foto tadi. Kami menanyakan kepada operatornya, apakah pesanan kami sudah siap. Ternyata, foto itu belum juga selesai dicetak. Karena tak ada tujuan lagi, kami memutuskan untuk menunggu foto itu sampai siap. Selang 15 menit menunggu, nama kami tak kunjung dipanggil. Aku menyuruh Wulan untuk menanyakan kepada kasirnya, apakah foto kami sudah selesai. Orang itupun menjawab belum. Dengan sabar, kami tetap menunggu. 10 menit berlalu, pesanan kami tak kunjung datang. Akhirnya aku memutuskan menanyakan kembali kepada kasirnya. Dengan penuh rasa bersalah, kasir itu mengatakan bahwa mesin untuk mencetak fotonya rusak. Rasa kesal menggerogoti kami. Menunggu yang sangat membuang waktu itu tidak membuahkan hasil. Aku memilih untuk membatalkan pesanan, dan pergi untuk mencari toko lain.
                Tak jauh dari toko sebelumnya, kami menemui toko yang lain. Beruntung, pengunjungnya tidak terlalu ramai. Tak sampai 15 menit, foto kami selesai dicetak. Alhamdulillah, akhirnya tercetak juga. J tak mau membuang waktu, kami melanjutkan perjalanan selanjutnya. Ya, saatnya mencari bingkai yang cocok untuk foto itu. Setelah mengitari toserba, kami sepakat memilih bingkai foto berwarna coklat yang simple, tapi kelihatan berkelas. Hahaha. Betapa bahagianya kami mendapatkan apa yang kami inginkan. Terakhir, kami membungkus kado itu dengan rapi dan cantik dengan pita kecil disudut kanan atas.
***
                Kado sudah siap, lilin juga udah, dan tinggal menunggu balasan SMS dari Dini. Kami tak sabar menunggu hasil kue yang kami pesan. Tapi, apa yang diharapkan, tak sesuai kenyataan. Dini mengatakan bahwa kue itu rusak karena ketika diperjalanan, kue itu diletakkan dijok depan dekat kaki Fadli. Mungkin karena perjalanan yang agak banyak bebatuannya, kue itu jadi kurang seimbang letaknya. Mendengar kabar itu, aku dan Wulan sangat kecewa.
                Dini yang takut mengecewakan teman-teman yang lain, dengan memakai uangnya, dia mengganti kue itu dan memperbaiki kembali ke toko tadi. Tapi kue itu bisa diambil sabtu pagi. Untung jam pelajaran Mam adalah jam terakhir. Ketika jam istirahat, Fadli dan Fajri menyempatkan diri menjemput kue itu. Alhamdulillah kue itu datang sebelum jam pelajaran Mam berlangsung.
***
                Itu bunyi yang sangat kami tunggu-tunggu. Ya! Bel pergantian jam pelajaran telah dibunyikan. It’s time to party, guys! Aku dan Dini menyiapkan kue dan menghidupkan lilin dari balik kelas, tepatnya di kantin SMP. Sedangkan didalam kelas, anak-anak yang lainnya mulai beraksi. Rencana awal ternyata melenceng. Tak ada yang berani permisi keluar. Karena Mam sudah keduluan marah melihat absen Ikhsan yang tertulis “cabut” di kertas absen pada jam pelajaran kimia. Sementara Ikhsan dimarahi Mam, Fadli tiba-tiba berdiri dan berlagak mengompori Ikhsan agar Mam lebih emosi lagi. kebetulan, Ikhsan ini anak pindahan, jadi tentang kepindahannya itu dibawa-bawa dalam acting mereka.
                Suasana makin menegangkan, ketika Mam hanya terdiam dan berniat ingin melaporkan kepada Wakil Kesiswaan (Pak Warsil). Mam berjalan menuju pintu, dengan kilat, Ketty mencegah Mam, dan Chyndi pergi keluar untuk menyuruhku dan Dini masuk agar acara puncak dapat terlaksana. Untungnya Ketty dapat mencegah Mam. Mam kembali ke tempat duduknya dengan wajah yang tegang sambil memperhatikan pertengkaran Fadli dan Ikhsan. Tapi, pertengkaran itu segera berakhir dengan datangnya aku dan Dini ke dalam kelas dengan membawa kue yang dihiasi lilin warna-warni sambil menyanyikan lagu Happy Birthday. Mam yang medengar suaraku, langsung menghela napas dan menutup wajahnya karena dia merasa benar-benar takut kalau itu benar-benar terjadi.
                Dibalik tangannya, kami tau Mam menangis. Kami terus bernyanyi sampai Mam mau meniup lilinnya. Karena lilin itu juga sudah meleleh dan hampir menempel di kue. Aku terharu melihat Mam dan melihat betapa kompaknya EXIT hari itu. Mam mulai meniup lilinnya. Tiupan pertama, lilin tak juga padam. Kami tertawa dan menyuruh Mam melakukannya lagi. tiupan kedua, tetap saja lilin tak kunjung padam. Mam menyerah dan merasa dia tak sanggup untuk meniup kembali. Akhirnya aku membantu Mam meniup lilin itu, dan lagi, tentu saja lilinnya tidak mati. Untung Ima membawa aqua gelas yang berisi air. Lilinpun dimasukkan kedalam air itu agar segera padam.
                Acara tiup lilin selesai, dan selanjutnya adalah pemotongan kue. Mam memberikan kue potongan pertamanya kepada Ikhsan. Karena Mam merasa dia telah berhasil membuat Mam kesal dan emosi. Belum selesai kue dipotong, kami sudah berebutan mengambil kue itu. alhasil, siapa cepat, dia dapat. Hahaha.
                Oh iya, waktu itu kami kekurangan satu anggota. Wulan tak bisa datang ke sekolah, karena dia pergi liburan bersama kakaknya. Kami mengabadikan hari itu dengan video dari handphone dan camdig untuk diperlihatkan ke Wulan, karena dia ingin sekali melihat apa yang terjadi hari itu. saat pemberian kado, kami meminta Mam untuk langsung membuka kado tersebut. Dengan sangat hati-hati, Mam membukanya, dan jengjeeeeng Mam kembali tersenyum dan merasa terharu. Beliau memperhatikan satu per satu foto kami. Terlihat betapa senangnya beliau mendapat kado itu.
                Hari itu kami tutup dengan berkejar-kejaran, colek-colekan coklat, dan berfoto bersama. Tak peduli wajah penuh coklat, kami tetap berfoto. Benar-benar kenangan yang indah dan mengharukan. Mam sangat berterimakasih kepada kami karena sudah berhasil membuat Mam kesal dan tak menyangka akan begini. Mam tersenyum bahagia. Dan kamipun merasa lega. Kenangan itu tak akan kami lupakan. Kenangan terindah EXIT dihari ulangtahun Mam. Happy Birthday Mam, we love you! :’)