welcome to my blog (ʃƪ´▽`)


Create your own at MyNiceProfile.com



Assalamualaikum, Shobahul khoir, Zaochen hao, Ohayou, Good Morning! Guten Morgen! ^o^

Pertama dan utama sekali, tolong berikan aku applause atas keberhasilanku yang telah membuat blog ini. For your information nih, blog ini aku bikin bukan karena aku suka menulis. Blog ini aku bikin bukan karena suruhan-Nya. Blog ini aku bikin juga bukan karena hasutan setan-setan yang terkutuk. Tapi, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, blog ini aku bikin atas kesadaran dan tanpa dinyatakan keterbelakangan mental dan kelainan jiwa sekalipun.

Supaya Tomobloger ga kecewa nih, aku bakal ngasih beberapa akun pribadiku. Jangan cuma di baca aja yah, di add nih di Facebook : Amalia Sholiha (Amalia Badzlina Priwel), di follow juga nih di twitter : @amaliasholihaa, atau di add lagi nih di Path : Amalia Sholiha.

Nah, rasanya udah cukup nih beberapa akun sosmed aku, aku publikasikan. Kalau mau keterangan lebih lanjut, jangan hubungi dokter ya, add dan follow aja akun sosmed aku tadi.

Baiklah.. Dengan berat hati, jantung dan pankreasku, aku akhiri pembukaan ini dengan ucapan terimakasih, xie xie, thank you, tesekkur ederim, arigatougozaimasu, dan Assalamualaikum.. Semoga bermanfaat. Salam Cagur!

Jumat, 02 Desember 2011

tentang SAHABAT :*


Konbanwa Tomobloger..
Welcome December, semoga dibulan ini kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin. J

                Kali ini aku akan menceritakan tentang orang-orang yang ku sayangi. Khususnya sahabat-sahabatku. Mereka yang selalu bikin aku bertahan. Mereka yang bikin aku bisa tersenyum kembali. Walau terkadang mereka juga bisa bikin aku sedih, tapi dihatiku, mereka tetap yang terbaik untukku. J
Mulai dari sahabatku di SMP dulu ya, namanya Riri Septiani. Dia anak yang humoris, dan friendly gitu deh. Dia anak bungsu dari 5 bersaudara. Sekarang dia bersekolah di SMA Adabiah Padang. Orangtuaku dan orangtua Riri saling kenal. Karena rumah orangtua Papanya Riri dekat dengan rumahku, jadi Riri sering mampir kerumah neneknya itu. Setiap dia mampir kesana, Riri pasti tak pernah lupa menyinggahi rumahku ketika dia ada kesempatan. Kami bersahabat sejak kelas XI SMP. Asal mula kedekatan kami itu ga tau kenapa dan karna apa. Yang pastinya, dengan sekelas, kami bisa tiap hari bertemu dan mengobrol. Sampai pada saat Riri putus dengan pacarnya, dia mempercayaiku dan Wanda untuk mendengarkan ceritanya.

Wanda Adila. itulah nama sahabatku yang suka gila-gilaan bareng aku. kemana aja, kapan aja dan ngapain aja, kami suka barengan. misalnya, kami nekat jalan kaki waktu bulan Ramadhan cuma buat ngabisin waktu sambil nunggu buka, yang biasa dibilang orang sih "ngabuburit". dengan bermodalkan badan sehat dan kuat serta semangat, kami jalan kaki, tapi aku lupa berapa perkiraan jauh jalannya kami itu. hahaha. pokoknya menyenangkan deh. dengan adanya hujan, perjalanan kami makin seru, dan capekpun ga terasa lagi. begitulah aku dan Wanda, kalau kami udah ketemu, untuk pulang lebih awal ga ada dikamus kami. kalau waktu ini bisa lebih diperpanjang lagi, mungkin perjalanan kami bakal lebih jauh juga. hmm, Wanda anak yang gokil, baik, juga humoris. hilang deh stress kalau ketemu dia, tapi kalau dia udah badmood, kita yang repot. abisnya dia ga bakal mau bicara, dan ga bakal mau ngapa-ngapain.


Aulia Puspita Sari, dia biasa aku panggil Aii. dia sosok seorang anak yang pedenya tinggi, apalagi kalau lagi nyanyi. ga peduli jelek atau bagus suaranya, yang penting dia nyanyi dan hatinya senang. berbeda memang, dia termasuk anak yang bisa diajak serius juga, apalagi kalau aku lagi curhat. hmm, tapi kalau dia ga suka sama seseorang, dia bisa geregetan banget liat tu orang, apalagi kalau orang yang dia benci itu sinis liat ke dia. hoaam, siapa juga sih yang ga tensian digituin ? huhu u,u 


hmm, siapa lagi yaa ? oya, ni foto aku waktu aku lagi reunian ke SMP, bareng Aditya Novitri (Pipit), Sari Kurnia Putri (Aii 2), Wanda Adila (wanda) dan Aulia Puspita sari (aii).


hmm, aku rasa cukup untuk teman2 SMP ku yaa. sebenarnya ada lagi dua orang lagi. tapi foto kami yang pas 8 orang, udah ga tau taroknya dimana lagi :D 
lanjut yok ke sahabat aku di SMA :) cekidooot !

pertama-tama aku mau cerita tentang Rezky Ramadhan, atau biasa aku panggil "iky". dia sahabat pertama aku di SMA. aku ga begitu ingat kenapa aku dan Iky bisa deket. pokoknya dimana aku atau dia berada, pasti kami saling tau. yaa, biasalah, komunikasinya lewat SMS. hehe. berawal dari ngobrol2 kecil, eh ga taunya jadi deket beneran. alhamdulillah, sampai kelas XII ini kami ga pernah pisah kelas. memang, sudah banyak rintangan yang kami lalui. kami juga pernah dieman kok. ya biasalah, kesalahpahaman, tapi itu semua berawal dari aku. hmm, sudahlah ga usah dibahas lagi. :) 


Aketri (Ketty). nama yang singkat, padat, jelas dan unik. ya, seperti namanya, orangnya juga unik, lucu, humoris dan sifatnya yang paling aku suka tu adalah kesabarannya. dia sabaaaar banget. hmm, mungkin dikelas tu yang paling disenangi tu adalah dia. itu fakta looh ! tapi jangan salah, kalau dia lagi badmood, ga bisa diganggu gugat. dia bakal dieeeem aja. senyumnya aja bisa ga nongol. tapi walaupun gitu, aku sayang banget sama ketty :* oya, aku bisa dekat sama dia itu  karena aku pindah duduk dekat dia. makanya kedekatan kami jadi terjalin.


Muhammad Tomy Afrianto (Tomy). sahabat cowok kedua aku setelah Iky. aku bisa dekat dengannya karena dia duduk tepat didepanku, ketika aku pindah duduk dekat Ketty. dia tipe anak yang jail. asyik sih anaknya, friendly juga, tapi karena kejailannya, kadang bikin aku bete. suka dan duka juga sudah pernah kami rasakan. banyak rintangan juga yang telah kami lalui.


Reyhan Hadiansyah (Reyhan), Rahadian Lukman (Adi) dan Gian Divel Yevosriera (Divel). mereka 3 sahabat cowok yang satu sekolahan dengan Riri. aku kenal mereka juga dari Riri. ketiga cowok ini, adalah anak yang heboh semua. suka becanda, dan kadang suka kacangin orang. sifat mereka yang selalu aku ingat itu adalah mereka ga "tegaan". hehehe. tapi sekarang semenjak kelas XI, kami udah jarang ketemu. selain beda sekolah, waktu untuk ketemuan juga susah ditentuin. kadang aku bisa, merekanya ga. haha :D



Ailla Gustia Wanda (Ailla) dan Masya Isaura (Masya). dua cewek yang bersahabat ini juga sahabat aku yang aku kenal dari Riri. Ailla satu sekolahan sama Riri. tapi Masya sekolahnya berbeda dengan kami. Mereka tipe anak yang kadang childish banget. tapi mereka baik kok. heboh juga. bikin ketawa deh kalau kami semua udah ngumpul :D hahaha.



Wulan Tartila Rezki (myBabih). cewek yang rada-rada aneh ini adalah sahabatku juga. aku mengenalnya sewaktu kelas XI. kebetulan dudukku berdekatan dengan dia. seiring berjalannya waktu, aku bisa akrab dengannya, alhamdulillah sampai sekarang aku dan dia masih sahabatan. (semoga selamanya.amin). kalau belum kenal dia, memang, dia kelihatan seperti anak yang cuek dan jutek. coba deh dekat sama dia, beuuuh ! 361 derajat berbeda :D hahaha ('-')v



Chyndi Victoria Ersa (Chyndi). aku biasa manggil dia "Samsul". nama yang aneh sesuai dengan orangnya. anaknya autis-autis nanggung.hahaha, bener deh ga boong. coba aja kalo udah ketemu dia. uuggh ! kita bisa diajak autisan bareng dia. aduuuh >< dia biasa manggil aku "ami", haha ngerasa nyaman aja aku dipanggil kayak gitu sama dia. tapi yang anehnya, tuaan anaknya daripada aminya :D samsul juga anak yang baik, gokil, heboh banget, suka tidur dikelas dan jail.


Chici Rahayu (Cicul). satu-satunya temen yang aku angkat jadi adikku. hahaa, bukan adik beneran ya, tapi dia manggil aku kakak, dan aku manggil dia adek. diapun juga sudah aku anggap sebagai adekku. karena diantara aku, mybab dan Samsul, dia yang belum punya KTP :D dia anak yang manja. sukaaa banget ketawa. terkadang, hal yang tidak perlu ditertawakan, dia malah tertawa. aneh memang, tapi itulah dia, anak yang doyan ketawa. dia juga sering dijadikan bahan untuk bikin heboh-hebohan. kasihan memang, tapi itu kan cuma becandaan, dan diapun tak menganggap itu sebuah hal yang serius. :)



Harky Adi Pratama (Harky). cowok ndut yang doyan banget ketawa ini, adalah sahabatku juga. aku biasa manggil dia "Bos". aku dekat dengannya sudah dari kelas VIII SMP. dan kedekatan kami semakin terjalin karena dikelas XI kami dipertemukan lagi. hehe. aky adalah anak yang sabaaaar banget. sama kayak Ketty. malah dikelas mereka sering diketawain :D best couple deh pokoknya, kan sama-sama ndut ('-')v aky ni orangnya ga tegaan. matanya yang sipit, jadi ilang kalau dia lagi ketawa. itulah ciri khas seorang Harky :D


Nail Fhadlurrahman (Nail). cowok yang terkadang bisa sensi dan udah aku anggap abangku ini adalah anak yang disukai sama guru-guru. walaupun ga semua guru, tapi dia anak kesayangan guru Bahasa Indonesia disekolah ku loh :D Nail ini, sukaaaa banget ceramahin aku dan teman-temanku. apalai dengan ciri khas dia yang kalau udah ceramah, tangannya pasti ga pernah diem. seolah-olah tu tangan ikut ngomong juga. hahaha pokoknya kalau dia udah ceramah, kami mah ketawa-ketawa aja liat dia dan gerakannya yang khas itu. ('-')v



naaah.. mungkin sekian dulu sekilas cerita tentang sahabat-sahabat aku. cakep-cakep kan mereka? :D intinya, semua sahabatku ini baik, humoris, friendly dan welcome banget sama orang baru. dan yang pastinyaaa AI LOV DEM.. ˘)ε˘`) 

FOR MY BEST FRIENDS : maaf ya, kalau fotonya aku rampok :D jangan kepedean dulu yey, aku bukannya ngepens sama kalian, cuma pengen ngenalin orang-orang yang penting dalam hidupku aja ke tomoblogers :D makasih sebelumnyaaaa.. LOVALL :*


Minggu, 27 November 2011

jisaku (ʃƪ´▽`)



SEMUA ADA HIKMAHNYA
-16oktober2011-


cinta..
satu kata yang selalu jadi masalah
bila ia pergi, mereka seakan mati
bila ia disisi, inginkan semua selalu abadi


tapi,
tak selamanya yang senang itu akan bahagia
tak selamanya yang sedih itu akan menderita
semua berjalan sesuai rencanaNya


kebahagiaan, kesedihan datang tanpa bicara
dan pergi tanpa diketahui jejaknya
hanya orang bijak yang tak ingin putus asa
hanya orang lemah yang merasa itu akhir hidupnya


tak ada cobaan yang tak mungkin bisa diselesaikan
tak ada cobaan jika tak ada jalan keluarnya
pikirkan secara positif
dan yakinkan dihatimu bahwa
dibalik semua itu Tuhan punya rencana lain untukmu..








DIA ITU SAHABAT
-16oktober2011-


dia..
yang kuharapkan selalu untukku
disaat sedih maupun senang
selalu berbagi suka maupun duka


tak ingin egois
tak ingin menghancurkan
lebih baik diam
agar semua tak berantakan


tapi sekarang terasa ada yang beda
terasa ada sesuatu yang hilang
dan itu sesuatu yang berarti
akupun kehilangan


ingin mengadu
dan ada yang menanggapi
ingin menangis
dan ada yang menghibur


sayangnya itu hanya hayalan
hayalan seseorang yang malang
yang tak ada tempat mengadu saat duka
dan yang tak ada tempat berbagi saat bahagia


takut..
takut tak percaya lagi
takut tersakiti lagi
terdiam membisu
hanya karena dia..

Sabtu, 26 November 2011

* CERITA PENDEK *



I Love myEXIT ! :*

“teeeet.. teeet.. teeet..”. bel pertanda masuk kelaspun telah dibunyikan. Hari ini hari pertamaku duduk dikelas XI. Ya, aku akan menjalani lembaran baru dengan segudang pelajaran yang berhubungan dengan alam. Oke, bisa ditebak, aku masuk jurusan IPA, yang kata orang, IPA itu adalah jurusan yang bagus. Menurutku semua jurusan itu sama. Sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan. Aku kurang setuju jika ada orang yang selalu bilang, “ciee, anak IPA tuh.. anak IPA mana mau temenan sama anak IPS ?”. aduuh.. kalimat yang tak enak didengar. Yang merasa anak IPA, pasti tersinggung dengan kalimat seperti itu.
                Hmm, oke, kita nggak usah bahas itu lagi. Sekarang semua murid disuruh berkumpul didepan ruang guru. Wakil kesiswaan akan mengumumkan dikelas mana kami akan ditempatkan. pada saat itu kelas IPA dibuka 2 kelas dan tahun pertama kelas Bahasa dibuka juga. Dengar-dengar, baru ditahun ini kelas IPA yang dibuka 2 kelas. Pada saat kelas XI IPA 1 diumumkan, namaku tak terdengar disebut. Berarti aku masuk ke kelas IPA 2. Aku mendengar siapa-siapa saja yang sekelas denganku, mana tau aku mengenal mereka. Ya, ternyata aku kembali sekelas dengan Kenny, Dian, Citra dan Reza. Mereka dulu sekelas denganku dikelas X. dan bukan hanya dia, tetanggaku yang bernama Fajri dan Ilham juga sekelas denganku. Aku merasa lega karena banyak yang aku kenali dikelas itu.
                Setelah pembagian kelas selesai, aku bergegas menuju kelas baruku. Aku ingin mendapat tempat duduk yang strategis dan pastinya nggak dibelakang lagi seperti kelas X dulu. Alhamdulillah, kelas masih sepi dan aku duduk dibangku nomor dua dekat jendela. Lagi-lagi aku duduk dengan Kenny. Karena aku tak banyak mengenal murid dikelas baruku itu.
                Pelajaran pertama dimulai. Guru yang masuk adalah guru Bahasa Indonesia. Kami disuruh buat sebuah cerita pendek tentang pengalaman masing-masing. Aku bingung harus menceritakan tentang apa, karena aku lagi nggak dapat inspirasi. Aku merasa otakku error karena melihat teman-teman baruku. Hahaha. Sebenarnya tak begitu, hanya aku saja yang sedang tidak ingin menulis. Tapi ini tugas pertama, aku harus membuatnya walau Cuma apa yang teringat aja. Hehe.
                Seiring dengan berjalannya waktu, keadaanpun berubah. Dikelas XI ini, aku tidak berpindah-pindah duduk dengan sesuka hati. Hanya saja wali kelasku sendiri yang memindahkan tempat dudukku. Ya, aku pisah duduk dengan Kenny. Sebenarnya sedih, tapi aku merasa lega, karena aku didudukkan dengan Aina, seseorang yang sudah tidak asing lagi untukku. Karena dia teman SMP-ku, dan aku juga pernah sebangku dengannya waktu dikelas VIII dulu.
                Hanya mengobrol dengan Aina, membuatku merasa belum puas. Aku ingin berteman dengan semua teman-temanku dikelas itu. Dengan bermodalkan jurus basa basi dengan Fajar dan Fadil, aku memanfaatkan cara itu untuk mendekatkan diri dengan mereka. Fajar itu adalah tetanggaku. Awalnya aku mendekati dia dulu. Tapi karena aku juga udah dekat dengan Fadil, pendekatanku dengan anak-anak yang duduk dibagian belakang sudah bisa dibilang berjalan mulus, walau rata-rata dari mereka adalah anak-anak cowok.
                Aku melihat orang-orang yang ada disekelilingku. Ternyata ada Reza dan Citra yang duduk didepanku. Karena dikelasku yang sekarang ini agak sempit, mejaku dan meja teman disebelahku digabungkan. Karena itu juga, aku, Dean dan Silviia bisa berteman. Mereka itu pintar dan baik denganku. Anaknya lucu, walau agak centil kelihatannya, tapi di baik kok. Hehe. Tapi mataku terfokus pada dua orang cewek, yang menurutku sangat aneh. Karena kerjaan mereka suka permisi keluar setiap jam. Aku tak mengerti tujuan mereka apa untuk permisi. Tapi aku pastikan, mereka itu ga betah didalam. Karena sepertinya tak ada teman yang mereka kenal.
                Aku tak begitu ingat kenapa aku bisa dekat dengan mereka. Mereka itu bernama Wina dan Chesa. Aku jadi sering ngobrol dengan mereka. Apalagi dengan wina. Semenjak aku pindah duduk dengannya, kami semakin akrab. Ternyata mereka tak seperti yang ku bayangkan. Mereka anak yang asyik dan heboh banget. Kehebohan kami membuat aku semakin mudah berinteraksi dengan yang lainnya. Teman yang ku kenal dikelas makin bertambah. Misalnya Hary dan Nino. Sebelumnya mereka juga sudah aku kenal. Tapi dikelas XI ini kami semakin akrab.
                Hari-hariku semakin berwarna karena kehadiran mereka. Aku merasa menemukan sesuatu yang baru, yang aku sendiri merasa nyaman dengan itu. Sampai pada suatu hari, kami merencanakan untuk pergi refreshing. Kebetulan, hary dan Nino punya kendaraan. Awalnya Cuma aku, Wina, Chesa, Dina (pacarnya Hary), Egi dan Reza saja yang diajak. Tapi akhirnya Dian, Tio dan Tilapun diajak. Rame sekali. Tapi itu yang membuat kebersamaan kami terjalin. Aku merasa hari itu sangat menyenangkan. Makan bareng-bareng, foto-foto, becanda dan ketawa bareng-bareng, itu adalah hal yang tak akan aku lupakan.
                Besoknya disekolah, kami membahas tentang perjalanan kemarin. Walau hujan, tapi kami tetap semangat. Aku bertanya kepada yang lainnya, “kapan kita akan mengulan hari seperti kemarin lagi ? sangat menyenangkan untukku”. “ya, memang menyenangkan, tapi lain waktu kita cari hari yang pas lagi, biar lebih asyik”, jawab Hary.
                Bulan demi bulan silih berganti. Sudah banyak kenangan indah yang kami ukir. Ada suka, ada duka. Sampai pada akhirnya kami harus menghadapi ujian kenaikan kelas. Tak terasa sudah hampir setahun kebersamaan kami. Waktu memang berjalan begitu cepat. Ketika libur semester, kami berencana akan pergi merayakan ulangtahunku, Wina dan Nino. Karena kebetulan bulan lahir kami sama. Tapi rencana hanya tinggal rencana saja. Apa yang telah direncanakan, batal dengan sendirinya. Itupun karena aku. Aku tak dapat izin untuk pergi keluar kota bersama mereka. Dari dulu, untuk mendapatkan izin keluar kota bersama teman-temanku tak pernah kudapat. Alasannya simple saja, orangtuaku nggak mau nanti terjadi apa-apa pada kami. Ya, aku memaklumi, walau dengan itu semua rencana gagal.
                Tepat pada hari ulang tahunku, tak ada yang special. Tak ada kue, kado ataupun pergi untuk merayakannya. Memang, hal seperti itu tak harus ada disetiap ulang tahun. Tapi ntah lah, aku merasa sedih pada saat itu. Ketika Wina ulang tahun, kami menghadiahinya beberapa buah telur. Biasalah, kerjaan anak-anak sekolah, setiap yang ulangtahun pasti dapat jatah. Untungnya aku tak diberi, karena ketika ulang tahunku, kami tidak sekolah.
                Tak terasa, liburan hampir saja usai. Yang menjadi harapan kami ketika hari pertama sekolah adalah kelas kami tidak dipisah. Karena kami merasa sudah menjadi satu keluarga dikelas IPA 2 ini. Yang kelas itu sendiri, kami beri nama EXIT, yang berarti “thE XII sains Two”. Nama yang simple, tapi mudah diingat. Haha.
Dengan merasa harap-harap cemas, kamipun mendengarkan pengumuman dari wakil kesiswaan. Sorakan gembira murid kelas XII menandakan bahwa kelas kami tidak dipisah. Bersyukur banget atas apa yang telah diberikan.
                “yeeey, kita nggak jadi pisah !”, teriakku.
                “iya dong, kita kan udah kayak satu keluarga, masa dipisah lagi sih, kan ga asyik juga mulai dari awal lagi”, ujar Chesa
                “iya, untung pihak sekolah mengerti maksud kita”, Wina menambahkan.
                Sekarang, kami sudah duduk dikelas XII. Berharap semua murid dikelas XII IPA 2 lulus seratus persen (amin), karena itulah harapan kami. Masuk bareng-bareng, keluarnya juga harus bareng-bareng. Semoga juga persahabatanku akan terhalin selamanya, walau nanti jarak akan memisahkan kami, aku berdoa kepada Tuhan, supaya hati kami tetap disatukan. AMIN J